Ultimate magazine theme for WordPress.

MPPMRS Minta Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Dilanjutkan

Ketua Masyarakat Peduli Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya (MPPMRS) , Muhammad Sanusi AS saat menjelaskan kepada wartawan, Senin (11/10).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Sejumlah elemen masyarakat di Sumatera Selatan (Sumsel)  seperti Masyarakat Peduli Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya (MPPMRS)  berharap kepada pihak Pemerintah Provinsi Sumsel dan DPRD Sumsel agar pembangunan Masjid Raya Sriwijaya untuk dapat dilanjutkan meski kasusnya terus berjalan.

Ketua Masyarakat Peduli Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya (MPPMRS) , Muhammad Sanusi AS mengaku pihaknya  sebelumnya telah melakukan aksi unjuk rasa di PN Klas IA Palembang terkait peradilan kasus ini, Senin (11/10).

Baca:  Erwan Mengaku Tak Kenal Alex Noerdin

“Kami tetap konsisten dengan tuntutan sebelumnya. Di antaranya meminta Pemprov Sumsel agar melanjutkan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di lokasi yang ada saat ini,” kata Sanusi kepada wartawan, Senin (11/10).

Dirinya juga mempertanyakan terkait ketidaksinkronan antara hasil audit BPK RI yang mengindikasikan adanya kerugian negara sebesar Rp977 juta dari pagu proyek sebesar Rp130 miliar dengan pengerjaaan fisik mencapai 19 persen.

Baca:  Isnaini Madani Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

Sementara, hasil audit dari salah satu Universitas di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menjadi dasar penyidik Kejati Sumsel dalam melakukan pengusutan kasus ini, ada indikasi kerugian negara sebesar Rp116 miliar.

“Fakta hasil audit dari Universitas di Sulteng ini terungkap di persidangan. Kenapa harus jauh-jauh meminta audit ke sana. Toh, di sini ada Universitas Sriwijaya (Unsri), kenapa tidak diaudit di sini saja,” katanya.

Baca:  PN Palembang: Pembangunan Sudah Berjalan

Soal keinginan Pemprov Sumsel untuk merelokasi atau memindahkan lokasi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya ke tempat lain, pihaknya kurang sependapat.

“Saat ini sudah terlihat ada yang dibangun dan itu juga mengeluarkan dana yang tak sedikit. Jika dipindahkan ke tempat lain harus mengeluarkan dana yang tak sedikit,”  katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...