Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Mahasiswa Tewas Lompat dari Gedung PIM, Ini Kata Pihak Kampus

Kepala Divisi Humas Politeknik Negeri Sriwijaya, Edi Aswan. (BP/IST)

Palembang, BP – Pihak Kampus menyayangkan dengan adanya kejadian tewasnya mahasiswa semester akhir di perguruan tingginya.

Dosen hingga mahasiswa yang mengenalnya, korban dinilai cukup cerdas saat melakukan aktivitas belajar di perkuliahan. Korban diketahui masuk kuliah angkatan 2016, mengambil D IV jurusan Manajemen Informatika.

Sesuai kalender akademik korban seharusnya sudah selesai tahun 2020 atau berkuliah selama 4 tahun. Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Politeknik Negeri Sriwijaya, Edi Aswan, Sabtu (9/10).

“Untuk program D IV atau sarjana terapan ini harusnya 4 tahun selesai, namun masih bisa mengulang 1 tahun. Mahasiswa yang bersangkutan saat ini memang dalam masa pengulangan tersebut,” kata dia.

Baca:  Penjaga MalamTewas Gantung Diri di Rumah Pacar

Edi mengatakan sempat ada pembinaan dan arahan kepada mahasiswa tersebut sesuai dengan ketentuan akademik. Pembina juga memberikan bimbingan agar laporan akhir bisa dapat diselesaikan.

“Masalah lain kami tidak mengetahui. Pembinaan yang dilakukan normal seperti mahasiswa lainnya, mahasiswa yang bersangkutan sudah diberi arahan dan bimbingan. Permasalahanya hanya belum menyelesaikan laporan akhir saja,” kata Edi.

Baca:  Diduga Depresi, Buruh Gantung Diri di Ruang Tamu

Edi menyebut, pihak kampus sudah datang ke rumah duka, pihaknya menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya mahasiswa ini. Pihak kampus juga sudah berupaya memberikan binaan sesuai ketentuan akademik.

Sebelumnya Kapolsek Ilir Barat 1, Kompol Roy Aprian Tambunan, mengatakan tewasnya mahasiswa itu diketahui setelah pemberitahuan oleh pihak mal. Pihaknya sudah melakukan olah kejadian tempat perkara guna penyelidikan penyebab tewasnya korban AK (22).

“Dugaannya karena depresi berkaitan dengan kuliahnya yang tak kunjung selesai. Ada percakapan antara korban dengan pihak keluarga sebelum kejadian itu,” kata Roy, Sabtu (9/10).

Baca:  Martina di Temukan Gantung Diri

Namun, Roy mengatakan pihaknya belum dapat memastikan mengapa korban nekat melompat dari gedung itu. Namun dari keterangan petugas di lapangan, korban ini memang tidak kunjung menyelesaikan kuliahnya.

“Kita tidak mengetahui pasti mengapa korban nekat melompat, data di lapangan memang ada permasalahan internal keluarga, kami tidak bisa jabarkan,” pungkasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...