Ultimate magazine theme for WordPress.

Pelaku Pembacokan di Depan SDN 23 di Tembak

Pelarian Rudiharto (43) pelaku pembacokan terhadap Umar (47) di Jalan Hokky, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, tepatnya di depan Sekolah Negeri Dasar (SD) 23 pada Senin (20/9) berakhir di kantor polisi (BP/IST)

Palembang, BP- Pelarian Rudiharto (43) pelaku pembacokan terhadap Umar (47) di Jalan Hokky, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, tepatnya di depan Sekolah Negeri Dasar (SD) 23 pada Senin (20/9) berakhir di kantor polisi

Pelaku ditangkap Subdit 3 gabungan unit 1 dan 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel , selain itu betis kiri pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba kabur saat akan ditangkap ditempat persembunyiannya dikawasan Sako Palembang Kamis (7/10) subuh.

Tersangka Rudiharto mengaku ia nekat membacok korban Umar lantaran sakit hati dengan Asep anak korban yang telah membawa lari istrinya.

“Waktu kejadian aku jugo lagi nganter anak aku sekolah di SD 23 ketemu korban. Aku tau itu bukan Asep tapi bapak nyo, aku bacok dio supayo Asep tau dan bini aku belek,” katanya.

Baca:  Kapolda Sumsel Sidak Satker

Dikatakan Rudi, istrinya dibawa lari Asep sudah tiga bulan. Karena itulah ia sakit hati ingin menghabisi Asep setiap keluar rumah ia selalu membawa celurit yang disimpannya didalam tas.

“Selama bini aku dibawa lari Asep aku dak pernah nemui Asep ataupun bapaknyo. Asep samo bini aku pernah di gerebek dilaporkan anak aku dio samo bini aku dibawa ke Poltabes,”katanya lagi.

Baca:  Kapolda Sumsel Baru Tiba di SMB II

Rudi menyadari, karena membacok korban dia  di cari – cari polisi. Bahkan ia sudah berencana untuk menyerahkan diri ke polisi.

“Sudah ado rencana nak nyerahkan diri ke polisi, tapi keburu ketangkep. Waktu sudah bacok korban waktu itu aku lari ke 5 Ulu dan berpindah – pindah aku dak lari kemano – mano tapi di Palembang inilah,” katanya.

Kasubdit 3 Jatanras Kompol CS mengatakan, tersangka memang memiliki niat untuk menyerang korban. “Dia (Rudi) selalu membawa celurit kemanapun dia pergi dengan harapan agar bertemu dengan Asep,” katanya.

Baca:  Kapolda Sumsel Kunker ke Prabumulih

Sedangkan motif pelaku membacok korban dilatarbelakangi dendam asmara. Karena anak korban telah membawa lari istri pelaku.

“Pelaku sudah lama untuk menghabisi anak korban. Karena tidak bertemu dengan anak korban. Pelaku melampiaskan amarahnya kepada bapaknya,”ujarnya.

Mendapatkan laporan korban anggotanya bergerak cepat hingga mengamankan tersangka di Kecamatan Sako.

“Saat diamankan tersangka mencoba melawan sehingg kita berikan tindakan tegas dan terukur di kaki sebelah kirinya,” katanya.

Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal 353 KUHP dan atau pasal 351 KUHP.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...