Ultimate magazine theme for WordPress.

Wali Kota Palembang Harnojoyo Berencana Pindahkan Pedestarian Sudirman Ke Pinggiran Sungai

Palembang, BP – Destinasi Wisata Pedestarian Sudirman rencananya akan dipindahkan ke pinggiran Sungai Sekanak Lambidaro.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palembang, Harnojoyo di Rumah Dinasnya, Selasa (5/10).

“Tujuannya mengembangkan pinggiran sungai di Palembang, bukan hanya di jalan protokol,” katanya.

Harnojoyo menyebutkan, sejumlah destinasi wisata di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini juga sudah mulai dibuka lagi, meski baru 75 persen dengan protokol kesehatan yang ketat.

Palembang sendiri saat ini masih berada di zona kuning dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Ini ditandai dengan kasus Covid-19 di Palembang yang mulai melandai dan terus menunjukkan penurunan.

Baca:  Prostitusi Masih Menjamur Pemerintah Harus Tegas

“Saya sudah tandatangani surat edarannya terkait dengan dibukanya destinasi wisata di Kota Palembang,” ungkap Harnojoyo.

Sementara untuk destinasi wisata Pedestrian Sudirman, Harnojoyo mengaku masih akan meninjau dan melihat kondisi terlebih dahulu. Karena dikhawatirkan terjadi titik kerumunan di Kota Palembang.

“Jika memang nantinya restorasi Sungai Sekanak Lambidaro selesai tahun ini, pedestrian Sudirman akan kita pindahkan. Tapi tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” sambungnya.

Diketahui, sebelum pandemi, pedestrian Sudirman jadi lokasi favorit warga Palembang, bahkan wisatawan. Dimana Aneka makanan khas Palembang, hiburan seni dan budaya, tempat diskusi sembari ngopi, kerap dijumpai di pedestrian. Malah, di situ disediakan permainan tradisional, semisal engrang, bakiak, dan lainnya.

Baca:  Dua RW di Plaju Palembang Raih Penghargaan ProKlim 2021, Harnojoyo: Jadi Motivasi Kelurahan Lainnya

Harnojoyo menjelaskan, restorasi Sungai Sekanak Lambidaro untuk segmen Jalan Merdeka – Jalan Radial ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

Oleh karena itu, Ia berharap setelah rampung mampu menjadi salah satu objek wisata baru di Kota Palembang.

Selain itu, Harnojoyo menuturkan pihaknya juga telah menyampaikan kepada Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Koperasi UKM untuk dapat membina masyarakat sekitar.

“Jadi apa yang dibangun dengan dana yang cukup besar ini harus bermanfaat. Tidak hanya bermanfaat untuk kebersihan tetapi juga untuk masyarakat yang ada di sekitarnya. Dan ini harus kita upayakan,” tandasnya. #ric

Baca:  Kisah Prostitusi Zaman Hindia Belanda
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...