Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Sabu 2.124,88 Gram dan Ekstasi 2007 Butir Diblender


Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi Drs. Toni Harmanto, M.H. yang di Wakili Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Sumsel Kombes pol.Heri Istu Hariono, S. St di dampingi Kaur Penum Bidhumas Polda Sumsel Kompol. Astuti SH memimpin press release Pemusnahan barang bukti narkoba diruang Resnarkoba Polda Sumsel, Rabu (29/9).(BP/IST)

Palembang, BP- Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi Drs. Toni Harmanto, M.H. yang di Wakili Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Sumsel Kombes pol.Heri Istu Hariono, S. St di dampingi Kaur Penum Bidhumas Polda Sumsel Kompol. Astuti SH memimpin press release Pemusnahan barang bukti narkoba diruang Resnarkoba Polda Sumsel, Rabu (29/9).
Pemusnahan barang tersebut dilakukan dengan cara blender dengan menggunakan mesin blender lalu air hasil blender langsung di buang.
Hadir dalam acara tersebut di antaranya Kasubbag Bin OPS Ditnarkoba Kompol Dwi Utomo SE., MM, perwakilan dari Lapfor, perwakilan Dit Tahti, Kasi Narkoba Kejaksaan serta bapak Sayuti sebagai pengacara para terdakwa.
Diresnarkoba Polda Sumsel Kombes pol.Heri Istu Hariono, S. St mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil ungkap Ditres Narkoba Polda Sumsel bulan September 2021 dari 10 (sepuluh) Laporan Polisi (LP) dengan 11 Orang tersangka dari berbagai wilayah di Sumsel seperti di Palembang, dan paling jauh OKU Timur , OKI , Sekayu yang terdiri dari narkotika golongan I jenis sabu seberat 2.124,88 gram dan ekstasi sebanyak 2007 butir.
“ Penangkapan terbesar di Betung, Banyuasin sebanyak 1 kg sabu dan 2000 ekstasi penangkapan mulai tanggal 3 September sampai tanggal 27 September 2021,” katanya.
Dengan pemusnahan ini pihaknya telah menyelamatkan anak bangsa dimana shabu: 2.212,02 gram x 6 orang = 13.272 jiwa dan ekstasi: 20027 Butir x 2 orang = 4.054 jiwa dan jumlah jiwa anak bangsa yang berhasil diselamatkan 17.326 jiwa.
“ Pemusnahan ini untuk pertanggungjawaban sesuai dengan amanat undang-undang pasal 91 UU No 35 maupun KUHP pasal 45 dimana kita wajib memusnahkan barang-barang berbahaya dan terlarang dan kita sudah mendapatkan surat ketetapan status dari Kejaksaan Negeri setempat terkait pemusnahan barang bukti, “katanya.
Dia mengharapkan agar masyarakat berani melapor untuk memberantas narkoba.
“ Ayo kita keroyokan melawan narkoba,” katanya.#osk

Baca:  Usai Beli Sabu, Buruh Bangunan Ini Ditangkap Polisi
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...