Ultimate magazine theme for WordPress.

Begal Berpistol Soft Gun Ditangkap

Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Seberang Ulu (SU) I Palembang mengamankan dua dari lima pelaku pembegalan terhadap korban M Ikbal Saputra (20) warga Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, korban  kehilangan 1 unit ponsel dan mengalami luka tusukan senjata tajam jenis pisau ditubuh bagian belakang, Senin (20/9) sekitar pukul 00.10.(ist/rmolsumsel.id)

Palembang, BP- Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Seberang Ulu (SU) I Palembang mengamankan dua dari lima pelaku pembegalan terhadap korban M Ikbal Saputra (20) warga Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, korban  kehilangan 1 unit ponsel dan mengalami luka tusukan senjata tajam jenis pisau ditubuh bagian belakang, Senin (20/9) sekitar pukul 00.10.

Kedua tersangka  Fikri Sunandri alias Kuyung dan Rian Syaputra diamankan dirumahnya masing-masing yang berada di Kecamatan SU I Palembang, Senin (27/9) dan keduanya pun langsung digiring ke Mapolsek SU I Palembang.

Kini anggota Reskrim Polsek SU I sedang memburu ke tiga pelaku yakni AR, JN, dan YD (DPO).

Saat melakukan aksinya tersangka Rian yang membawa senjata jenis pistol air softgun menakuti korban dengan menembakkan keatas dan kearah korban. Lalu tersangka Fikri merampas ponsel korban, sementara pelaku AR (DPO) menusuk korban menggunakan senjata tajam.

Baca:  12 Sepeda Motor dan Dua Remaja Diamankan Polsek IT I

Kapolsek SU I, Kompol Farizon didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yundri mengatakan benar dua pelaku sudah kita tangkap kasus pencurian dengan kekerasan. “Atas perbuatannya kedua pelaku akan kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas 10 tahun penjara,” katanya.

Kompol Farizon menambahkan bahkan saat kejadian korban sempat di tikam dengan menggunakan sajam oleh AR yang menikam korban saat ini masih dikejar.

Baca:  Unit PPA Polrestabes Palembang Razia Kamar Kos, 7 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

“Modus para pelaku saat kejadian sedang nongkrong di TKP, kemudian saat itu salah satu pelaku berpura pura kehilangan ponsel, lalu mereka menuduh korban mengambilnya namun korban tidak mengaku mengambilnya,” katanya.

Lanjutnya, korban kemudian pergi dari TKP. Lalu karena motornya tertinggal di TKP korban kembali lagi. “Saat itulah pelaku merampas ponsel korban, hingga pelaku menakuti korban dengan menembakkan softgun dan menusuk korban dengan sajam. Namun hingga kini pisau yang digunakan masih di cari,” katanya.

Masih kata Kompol Farizon, softgun yang digunakan pelaku untuk menakuti atau menurunkan psikis korban dan sempat ditembakkan.

Baca:  Jukir Liar di Tangkap

“Pelaku berhasil mengambil 1 ponsel dan dompet korban, ponsel korban kemudian dijual pelaku seharga Rp 350 ribu, kemudian uangnya di bagi rata perorang Rp 50 ribu sedangkan sisanya untuk membeli minuman keras jenis anggur merah, dan salah satu pelaku diamankan ini residivis,” katanya.

Tersangka Rian mengatakan, bahwa ponsel milik korban dijual seharga Rp 350 ribu dan dibagikan Rp 50 ribu per orang. “Masing-masing kami mendapatkan Rp 50 ribu dan sisanya Rp 150 ribu dibelikan minuman keras (miras)” katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...