Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Menko Polhukam hingga Gubernur Papua Jamin Keamanan PON XX

Papua, BP – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang rencananya akan dibuka oleh Presiden Jokowi pada 2 Oktober mendatang. Akan banyak atlet dari berbagai provinsi di Indonesia hadir di tanah Papua, lalu bagaimana sisi kesiapan terutama keamanan agar dapat terselenggara dengan baik.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md menyebut persiapan pengamanan menjelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional XX dan Penyelenggara Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-XVI di Papua, berjalan dengan baik. Sejumlah antisipasi terkait dengan keamanan dan persiapan protokol kesehatan, kata Mahfud, telah disiapkan.
“Dari sudut keamanan sudah disiapkan dengan sebaik-baiknya, kami berusaha menutup peluang sekecil apapun untuk terjadi ketidaktertiban dan ketidakamanan,” ujar Mahfud lewat keterangan tertulis, Jumat, (24/9/21).

Baca:  Pelatih dan Atlet PON Sumsel Keluhkan Anggaran PON Ke-20 serta Gaji Pelatih yang Belum Ada Kepastian

Menjawab adanya potensi gangguan keamanan di sejumlah wilayah Papua, Mahfud meminta agar masyarakat tenang. Sebab, ujar dia, empat wilayah yang menjadi tempat penyelenggaraan PON, sampai saat ini kondusif.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi, bukan hanya dengan daerah Papua, tapi juga dengan daerah lain yang akan mengirim kontingen ke sana. Dan seluruhnya sudah dipersiapkan, baik dari segi keamanan maupun dari segi-segi teknis dan fasitas yang diperlukan,” tandas Mahfud.

Sementara itu Gubernur Papua, Lukas Enembe menjamin keamanan para peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Lukas berharap PON bisa terselenggara dengan baik.

“Menyangkut keamanan PON, Pemprov Papua bersama seluruh Forkompimda menjamin bahwa pelaksanaan PON XX Papua 2021 aman dan akan terselenggara dengan baik,” ujar Lukas Enembe kepada media di Jayapura, Jumat (24/9/21).
Hal itu disampaikan Lukas Enembe usai memimpin rapat persiapan kunjungan Presiden RI, Joko Widodo di Jayapura, pada Sabtu (2/10/21) mendatang, dalam rangka pembukaan PON XX Papua tahun 2021.
Lukas mengatakan bahwa saat ini masih ada gangguan kelistrikan dan telekomunikasi. Namun dia akan mengupayakan agar tidak ada gangguan selama pelaksanaan PON.

Baca:  Ajang Seru Pesta Olahraga Nasional, Ini Jadwal Lengkapnya

“Saya sudah bicara dengan Menteri Kominfo RI bahwa mereka akan berupaya untuk membangun jaringan komunikasi dari luar. Artinya bukan jalur jaringan yang biasa digunakan Telkom tetapi ada jalur lain yang digunakan. Dan bukan jalur jaringan yang pernah gangguan akibat gempa itu,” terangnya.
Gubernur Lukas mengajak seluruh masyarakat Papua lebih khusus masyarakat pemilik hak ulayat tanah yang digunakan untuk venue PON XX Papua untuk tetap menjaga keamanan. Masalah hak ulayat akan diselesaikan setelah perhelatan PON XX dan Peparnas.
“Setelah PON dan Peparnas, Pemprov Papua akan menyelesaikan semua persoalan hak ulayat tanah untuk pembangunan venue. Kami akan membayar kalau memang belum dibayar. Kami tidak akan membayar kalau ternyata memang sudah dibayarkan. Tidak boleh ada pembayaran double, itu melanggar hukum,” Tandasnya. #rid

Baca:  Sosok Mahasiswi Bina Darma Perkuat Sumsel di Ajang PON XX Papua
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...