Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Apriyadi Setubuhi Pacarnya Sendiri


Tersangka Apriyadi Saputra saat diamankan di Polrestabes Palembang, Jumat (24/9)(BP/IST)

Palembang, BP- Apriyadi Saputra (21) warga Jalan Kartowinangun, Lorong Marzuki, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang.Nekat setubuhi anak dibawah umur berinisial RA (13) hingga empat kali di kontrakannya di rumah kontrakan pelaku di Jalan Kartowin angun, Lorong Marzuki, Talang Betutu, Sukarami,Palembang.

 

Ibu korban, DF (45), warga Jalan Kartowinangun, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, melaporkan pelaku  ke Polrestabes Palembang.

Atas laporan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di kontrakannya, Rabu (22/9) sore.

Kejadian berawal saat korban berpacaran dengan pelaku sejak April 2021, dan sering diajak main ke kontrakannya.

Baca:  Pelaku Pencabulan Dua Keponakan di OKI Ditangkap

Pertamakali pelaku menyetubuhi korban pada Minggu 9 Mei 2021, sekitar pukul 10.05 . Saat itu pelaku menghubungi korban dan menyuruh menemuinya di kontrakan dengan alasan hanya ingin ngobrol dan makan makan.

Setelah di kontrakan, pelaku mengajak korban masuk ke kamar dan merayunya untuk berhubungan intim. Korban sempat menolak, namun pelaku mengatakan akan bertanggungjawab dan menyetubuhi korban sebanyak 4 kali.

Baca:  Oknum Guru Agama di OI , Cabuli 12 Santrinya

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi melalui Kanit PPA Iptu Fifin Sumailan, membenarkan penangkapan terhadap pelaku perkara persetubuhan terhadap anak. “Saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan intensif,” kata Fifin, Jumat (24/9).

Jika terbukti bersalah, tegas Fifin, pelaku bisa dijerat Pasal 76D Jo 81 Ayat 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU yang sebelumnya diatur dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca:  Pelaku Pencabulan Dua Keponakan di OKI Ditangkap

“Ancamannya hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp.5 miliar,” pungkasnya.

Tersangka Apriyadi mengakui perbuatannya.

“Saya melakukan itu atas dasar suka sama suka dan berjanji akan bertanggung jawab,” katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...