Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Tunggak Cicilan, Chandra Todongkan Sajam ke Leher Pegawai Leasing


Candra Susanto (43), nekat mengancam hingga mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan menempelkanya ke leher korban Putra. Hal tersebut dilakukannya lantaran Candra tidak terima mobilnya dibawa Putra yang merupakan pegawai leasing. Peristiwa ini terjadi di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan, Ario Kemuning Kecamatan, Kemuning Rabu (15/9) sekitar pukul 22:30.  (BP/IST)

Palembang, BP- Candra Susanto (43), nekat mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan menempelkanya ke leher korban Putra. Hal tersebut dilakukannya lantaran Candra tidak terima mobilnya dibawa Putra yang merupakan pegawai leasing. Peristiwa ini terjadi di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan, Ario Kemuning Kecamatan, Kemuning Rabu (15/9) sekitar pukul 22:30.

Kejadian tersebut berawal saat pelaku Candra yang diketahui merupakan nasabah dan menunggak cicilan mobil pick up Suzuki Carry Nopol BG 8657 IJ warna hitam selama tiga bulan.

Baca:  Aniaya Anak Kandung, Wanita Bertato Ini Masuk Bui

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Heri melalui Kanit Reskrim Iptu Heriyanto membenarkan anggotanya berhasil menangkap tersangka.

Ia menjelaskan berawal korban mengendarai mobil pick up  milik tersangka yang sudah menunggak. Mobil tersebut akan dibawa ke kantor leasing, namun di tengah jalan korban diancam oleh tersangka dengan senjata tajam.

“Tersangka menodongkan senjata tajam ke leher korban sebelah kiri, lalu mengambil handphone dari kantong sebelah kanan. Setelah itu tersangka menguasai mobil pick up dari korban,” katanya, Rabu (22/9).

Baca:  Pasal Charger HP, Paman Nyaris Bacok Keponakan

 

Kemudian korban diturunkan di lokasi kejadian dan tersangka pun melarikan diri dengan mobil yang harusnya ditarik leasing.

 

“Tersangka ditangkap oleh anggota Buser kami di kawasan jembatan III Tanjung Siapi-api Banyuasin. Barang bukti kami sita mobil pick up  yang sudah modifikasi dan handphone milik korban,” katanya.

 

Tersangka Candra Susanto, mengelak kalau sudah melakukan pengancaman dengan senjata tajam. Menurutnya itu hanya sarung pisau saja.

Baca:  Kapolda Sumsel Tanggapi Dugaan Penganiyaan yang Dilakukan Oknum Polwan Berpangkat AKBP

“Sarungnya saja itu tidak ada sajamnya, terus sarung itu ditempel di leher korban lalu perintahkan berhenti. Teman korban sempat mengejar tapi tidak dapat,” kata tersangka.#osk

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...