Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Kemensos Bantu Polda Sumsel Tangani Korban Pedofilia Ponpes di OI


Subdit IV Perlindungan Perempuan dan Anak Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel)  menangkap pelaku asusila terhadap anak dibawah disalah satu Pondok Pesantren ternama di Kabupaten Ogan Ilir (OI) .(BP/IST)

Palembang, BP- Kementerian Sosial (Kemensos) dibawah kepemimpinan Mensos Tri Rismaharini menaruh kepedulian terhadap 26 santri korban pedofilia di salah satu Ponpes Kabupaten Ogan Ilir (OI) .

Kepedulian itu ditunjukkan dengan diturunkannya tim dari Kemensos RI melalui UPT Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof Dr Soeharso Kemensos RI.

Anggota tim tersebut selanjutnya mendatangi Unit Renakta Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel guna berkoordinasi untuk membahas trauma healing (penyembuhan trauma) kepada seluruh korban, Selasa (21/9).

Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit IV, Kompol Masnoni mengatakan, pihaknya siap untuk bekerjasama dengan Kemensos RI termasuk dalam pendampingan psikologi bagi para korban asusila.

Baca:  Korban Pedofilia Junaidi  Bertambah

“Tentunya kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas perhatian dari Kemensos yang diatensi langsung oleh Bu Risma. Kami siap bekerjasama melakukan penanganan terkait trauma yang dialami korban-korban,” katanya  setelah pertemuan dengan UPT BBRSPDF Kemensos RI di Mapolda Sumsel, Selasa (21/9).

Dikatakan Masnoni, selain untuk memulihkan trauma psikologis, pendampingan itu juga diharapkan bisa mencegah agar kejadian serupa tidak diulang oleh para korban dikemudian hari.

Baca:  Korban Pedofilia di Ponpes AT Kembali Bertambah

Dalam kasus asusila ini, tidak menutup kemungkinan jumlah korban bisa bertambah.

“Kami juga akan kumpulkan wali santrinya, termasuk memintai keterangan pimpinan ponpesnya,” katanya.

Saat ini, kata Masnoni sebagian korban sudah kembali beraktivitas seperti biasa dan mulai masuk sekolah. Ada beberapa santri yang masih dalam pengawasan masing masing orang tuanya.

“Kita dari Polda Sumsel dan Kemensos akan tergabung dalam suatu tim terpadu. Nantinya akan kita jadwalkan untuk proses pemulihan trauma bagi para korban. Tapi tentunya disesuaikan dengan usia mereka. Mungkin akan diselipkan permainan dan lain sebagainya,” katanya.

Baca:  Korban Pedofilia Junaidi  Bertambah

 

Koordinator Bidang Assement BBRSPDF Prof Dr Soeharso Kemensos RI, Elmiyana mengatakan, percepatan pendampingan terhadap seluruh korban bakal segera dilakukan.

“Koordinasi sudah dilakukan dengan Polda Sumsel. Diharapkan para korban agar segera pulih dari rasa trauma yang mereka alami,” katanya.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...