Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Ekstraksi Sebuah Doa Hj Zalipah, Buku Ketiga Ratu Dewa

Palembang, BP–Menjadi sukses tidak lepas dari doa seorang ibu. Saripati doa ini tertulis dalam buku ketiga Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, Ekstraksi Sebuah Doa Hj Zalipah.

Buku Ekstraksi Sebuah Doa Hj Zalipah ini dibedah dalam meet and greet di atrium Gramedia World, Sabtu (18/9/2021). Hj Zalipah adalah ibunda tercinta Ratu Dewa.

Dihadiri oleh tamu undangan yang datang mulai dari rekan, sahabat dan para penggemar Ratu Dewa.

Sekda Kota Palembang tampil stylis menggunakan hoodie berwarna cream dibalut sepan jeans dan sepatu kets hitam. Ketiga buku ini menceritakan perjalanan hidup mulai dari ia lahir hingga sekarang.

Saat berbincang mengenai buku, Dewa pun sempat meneteskan air mata menceritakan tentang perjalanan hidupnya.

“Mulai dari buku pertama berjudul Lafaz Pena Mantan Aktivis, buku pertama ini sebuah kumpulan opini yang dimuat di berbagai media cetak. Mulai dari pemerintah, sosial, agama, kepemimpinan hingga kehidupan pribadi,” katanya.

Baca:  Tidak Perlu Mewah, Sambel Calok Jadi Menu Favorit Sekda Palembang Ratu Dewa

Kata dia, dalam buku pertama ini banyak kenangan terutama orang yang berjasa yakni Prof Wijaya yang mendukung dirinya saat di bangku kuliah.

“Beliau orang yang sangat berjasa dengan saya, semua kisah di balik buku ini beliau yang membuat saya menjadi seorang aktivis di kampus, beliau yang selalu pasang badan untuk saya dalam keadaan apapun,” katanya.

Dalam perjuangan hidupnya ini banyak sekali orang-orang baik yang terlibat dan berjasa di dalam perjuangan dirinya. “Banyak sekali yang tak bisa kita sebutkan satu per satu,” kata bapak empat anak ini.

Sebuah Memoar merupakan buku keduanya. Buku ini bercerita seorang Ratu Dewa mulai dari lahir hingga ia besar menjadi mahasiswa, aktivitis, suka dukanya dan lain sebagainya.

“Dibuku kedua ini saya menceritakan panjang perjalanan hidup saya yang menjadi kisah hidup inspiratif bagi anak-anak muda. Saya ingin ceritakan kepada  generasi penerus ini bahwa sukses itu tak lepas dari doa dari orangtua terutama “emak,” katanya.

Baca:  Tidak Perlu Mewah, Sambel Calok Jadi Menu Favorit Sekda Palembang Ratu Dewa

Dan buku ketiga ini yakni yang berjudul “Ekstraksi Sebuah Doa Hj Zalipah”. “Apa itu ekstraksi. Ekstraksi ini adalah saripati doa dari emak saya yakni Hj Zalipah,” katanya.

Kata dia, investasi berharga dalam hidup itu adalah belajar, kedua soal amal soleh sekecil apapun kita menolong.

“Yang ketiga yang penting doa orang tua, tidak akan sukses kalau kita tidak ada ridho orang tua. Itu yang aku ingin gambarkan dalam buku ini. Suka dukanya,” katanya.

Suami Dewi Sastrani ini mengatakan setiap langkahnya ia selalu minta ridho orang tua terutama emak.

“Inti dari buku ini saya ingin sampaikan betapa pentingnya doa dari seorang emak (ibu). Segala sesuatu silakan ikhtiar tapi ketika akhirnya bergantung dari ridho dari orang tua, percuma, omong kosong kalau emak tidak meridhoi cita-cita kita. Ini yang ingin saya sampaikan pada generasi muda,” katanya.

Dewa juga meminta kepada seluruh pembaca bukunya yang hadir untuk sama-sama mendoakan agar ibundanya sebagai inspirasinya dapat segera sehat.

Baca:  Tidak Perlu Mewah, Sambel Calok Jadi Menu Favorit Sekda Palembang Ratu Dewa

“Ibu saya umurnya sudah 91 tahun dan sudah beberapa minggu ini sakit jadi saya tidak bisa hadirkan saat meet and greet ini. Karena itu saya minta dan mohon doanya agar ibu saya cepat sembuh,” katanya.

Usai acara pun banyak tamu yang hadir yang sebagian besar anak muda dan juga pegawai ASN dan honorer yang datang untuk meminta tanda tangan dan berfoto. Untuk harga buku ini dibanderol dengan harga Rp134.800.

“Alhamdulilah ini antusias cukup baik dan juga sejauh ini banyak juga yang sudah pesan secara online yang juga dibeli lewat Shoppee. Dan kita juga pun juga buku ini di Gramedia,” katanya. (pit)

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...