Ultimate magazine theme for WordPress.

Satu dari 2 Penodong Modus COD Ponsel Ditembak Polisi


Dua pelaku penodong ponsel modus Cash On Delivery (COD) yaitu Selamet Riyadi alias Met (27) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Pulau, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang dan Firmansyah (20) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Duren, Kecamatan SU I Palembang ditangkap anggota Opsnal Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Dua pelaku penodong ponsel modus Cash On Delivery (COD) yaitu Selamet Riyadi alias Met (27) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Pulau, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang dan Firmansyah (20) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Duren, Kecamatan SU I Palembang ditangkap anggota Opsnal Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Pelaku Selamet Riyadi alias Met  sempat ditembak polisi lantaran kabur saat akan ditangkap.

Aksi pembegalan dilakukan kedua pelaku dengan korban  Indra Surya Lesmana (24) dimana kejadian terjadi  terjadi di Jalan KH Azhari, tepatnya di Kampung Kapitan, Kecamatan SU I Palembang, Senin (24/8) sekira pukul 15.00, bahkan pelaku tidak segan-segan menusuk korbannya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing mengatakan, bahwa pelaku ditangkap di lokasi berbeda.

Baca:  Penodong di Atas Jembatan Ampera Diamankan

Kasat Reskrim menjelaskan berawal dengan penangkapan terhadap pelaku Selamet Riyadi di tempat persembunyian di daerah Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (15/9) sekira pukul 18.30.

“Pada saat akan diamankan, pelaku ini mencoba kabur walaupun sudah diberikan tembakan peringatan pelaku tidak menghiraukan sehingga diberikan tindakan tegas,” katanya, Rabu (15/9).

Kemudian beberapa jam usai mengamankan pelaku Selamet, lanjut Kompol Tri mengatakan, anggotanya juga berhasil menangkap pelaku Firmansyah di daerah 7 Ulu.

“Tertangkapnya pelaku Firmansyah ini berkat nyanyian dari pelaku Selamet yang memberikan informasi mengenai indentitas hingga keberadaan pelaku Firmansyah dan menangkapnya,” katanya.

Baca:  Tiga Sekawan Kompak Nodong Untuk Makan

Sedangkan modus kedua pelaku ini dalam melakukan aksinya yakni dengan modus COD, dimana kedua pelaku melihat postingan korban di Facebook yang akan menjual ponsel miliknya.

Kemudian pelaku mengirimkan pesan kepada korban sekitar pukul 13.00  untuk membeli ponsel korbam dan disepakati harga ponsel korban  Rp 2,1 juta sehingga sekitar pukul 15.00 korban dan pelaku bertemu di lokasi kejadian.

“Dari keterangan kedua pelaku ke anggota kita bahwa saat melakukan COD korban bersama temannya Aldo Leonardo ini tidak mempunyai firasat buruk, sehingga saat kedua pelaku mengajak korban untuk mengecek ponsel di konter,” katanya.

Korban pun mendapatkan luka sabetan dari senjata tajam (sajam) yang diayunkan oleh pelaku Selamet, melihat hal itu korban lari dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Baca:  Penodong di Atas Jembatan Ampera Diamankan

Tersangka Selamet mengakui perbuatannya telah melakukan aksi penodongan terhadap korban dengan modus COD.

“Kami berpura-pura membeli ponsel korban dengan modus COD, kemudian setelah bertemu kami ambil ponselnya dan saya tusuk korban menggunakan sajam, untuk ponsel korban sudah kami jual dan hasilnya kami bagi dua,” katanya.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...