Ultimate magazine theme for WordPress.

Dua Oknum Pegawai Pemprov Sumsel Curi Lemari Es

Dua oknum  pegawai di Biro Umum dan Perlengkapan Setda  , Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mendalangi aksi  pencurian 1 unit Showcase atau Lemari Es merek Polytron dari kantornya Kantor Biro Umum dan Perlengkapan Sekda Propinsi Sumsel (PKK Propinsi Sumsel), pada Rabu (6/9) sekira pukul 15.00 di Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan IT I Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Dua oknum  pegawai di Biro Umum dan Perlengkapan Setda  , Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mendalangi aksi  pencurian 1 unit showcase atau lemari es merek Polytron dari kantornya Kantor Biro Umum dan Perlengkapan Sekda Propinsi Sumsel (PKK Propinsi Sumsel), pada Rabu (6/9) sekira pukul 15.00 di Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan IT I Palembang.

Keduanya, TS (honorer) dan HPA oknum pegawai berstatus Aparar Sipil Negara (ASN)  yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca:  Bobol Rumah Tetangga, Fazri Ditangkap Polisi

TS honorer ditangkap dan diamankan Unit Reskrim Polsek Ilir Timur (IT) I Palembang, Minggu (12/9) malam. Sementara HPA masih dalam pengejaran.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) hasil kejahatan berupa 1 Unit Showcase merek Polytron, dan 1 unit mobil Suzuki Carry Pick Up yang digunakan untuk mengangkut hasil kejahatan yang disewa kedua tersangka. Kini tersangka sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek IT I Palembang.

“Pelakunya ada dua, ada statusnya honorer yang kita tangkap. Sedangkan satunya DPO juga ASN yang masih aktif, keduanya bekerjasama dalam pencurian kulkas,” kata  Kapolsek IT I AKP Ginanjar Aliya Sukmana, Senin (13/9).

Baca:  Kabur Saat di Tangkap, Pencuri Kabel di Tembak

Menurutnya, HPA yang membuka pintu karena memiliki akses pinger print dan TS mengawasi situas sekitar. “Kepada petugas yang berjaga, kedua pelaku mengaku kulkas itu milik mereka,” katanya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP.  Dan atas kejadian ini korban yakni Biro Umum dan Perlengkapan Provinsi Sumsel mengalami kerugian sekitar Rp 3,5 juta.

Tersangka TS mengakui perbuatannya dan kulkas tersebut dijual dengan harga Rp1,5 juta dan dirinya mendapatkan bagian Rp400.000.

Baca:  Rumah Bobol Maling

TS mengaku mendapat gaji bulanan sebesar Rp 2,4 juta sebagai  pegawai honorer. “Opin yang mengajak maling, kejadiannya pagi mengambil kulkas saat kantor sedang libur,” katanya.

Menurut TS , kulkas  curian di jual seharga Rp 1,50 juta dan uangnya di bagi dua.

“Saya mendapat bagian sebesar Rp 400 ribu. Uang itu saya pakai untuk kebutuhan sehari hari saja,” katanya.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...