Ultimate magazine theme for WordPress.

Wawako Palembang Akan Tutup Sekolah yang Terjadi Penularan Covid-19

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda memantau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri 72 dan SD Negeri 88, Jumat (10/9). (BP/IST)

Palembang, BP – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Palembang sudah mulai digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda memantau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri 72 dan SD Negeri 88, Jumat (10/9).

Ia menilai PTM di dua SD itu berjalan baik. Di mana, penerapan protokol kesehatan betul-betul diperhatikan.

Mulai dari kedatangan ke sekolah, ada fasilitas cuci tangan pakai sabun, pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo gun, siswa memakai masker, hingga jarak belajar antarsiswa yang diatur sedemikian rupa.

“Kita bersyukur protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik. Kita lihat tadi, begitu masuk ruangan kelas, ada siswa yang berusia paling muda, sudah menggunakan masker. Kami titip anak-anak ini untuk betul-betul dapat menjalankan sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Fitrianti, di SD Negeri 72.

Ia juga berharap tidak ada klaster penularan bagi anak-anak setelah penerapan protokol kesehatan saat PSTM ini.

Fitrianti juga mengatakan, penerapan PTM di Palembang bisa dilakukan karena status zonasi Covid-19 Palembang semakin membaik.

Seperti diketahui, Palembang kini berada di zona kuning, dimana PPKM turun dari level 4 menjadi level 3.

“Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 41, untuk kota Palembang telah dapat melaksanakan sekolah tatap muka. Tetapi, tentu dengan catatan-catatan protokol kesehatan, dan ruang kelas juga tidak boleh lebih dari 15 orang,” katanya.

Meski begitu, Fitrianti menegaskan, jika terjadi penularan di lingkungan sekolah, Pemkot Palembang akan mengambil tindakan.

“Sekolah yang terjadi penularan akan kita tutup,” tegasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...