Ultimate magazine theme for WordPress.

PTM Untuk SMP di Palembang dimulai 13 September 2021

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto. (BP/IST)

Palembang, BP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang masih melakukan evaluasi sejumlah sekolah yang mengajukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Selain pengawasan terhadap protokol kesehatan (Prokes), pihaknya juga memantau kondisi lingkungan sekolah, apakah cukup layak atau tidak tatap muka.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto, Kamis (9/8)

“Bagi sekolah yang sudah siap silahkan untuk mengajukan. Namun tidak langsung dibuka, karena harus melalui verifikasi dulu, terutama untuk SMP swasta,” ujarnya.

Alasan pengawasan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta harus lebih ketat dikarenakan tanggung jawab pembelajaran bukan saja di bawah Disdik Palembang, namun pihak yayasan yang berhak mengevaluasi dari sisi keamanan dan kenyamanan selama PTM nanti.

“Kalau sudah oke baru nanti kita buka pada pekan depan. Seluruh SMP sudah dibuka tanggal 13 September. Namun untuk awal, target kita SMP Negeri dulu 100 persen dibuka,” katanya.

Menurut Zulinto teknis PTM di SMP swasta harus melihat kematangan persiapan, mulai dari kondisi ruang kelas, shift belajar, jam belajar, hingga operasional kantin sekolah yang tidak dibuka dahulu.

“Sedangkan SD akan diupayakan menambah tiga sekolah negeri di setiap kecamatan. Kemudian PAUD juga akan ditambah tiga sekolah lagi. Kalau sekolahnya mengajukan keberatan, maka akan ada kebijakan tetap daring,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi sejak 6 September, Disdik Palembang masih menemukan kerumunan pada sistem antar jemput, padahal pihaknya sudah membagi waktu para orangtua untuk jam penjemputan.

“Saat ini jeda antar jemput setiap sesi itu 30 menit. Namun orangtua justru melebihi waktu sehingga bertabrakan dengan sesi pembelajaran berikutnya,” tandasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...