Ultimate magazine theme for WordPress.

2 Bajing Loncat Ditangkap Polisi

Dua orang pelaku spesialis bajing loncat Yendi Saputra (28) warga Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI dan Madani (23) warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang yang sering beraksi di kawasan Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya diatas Jembatan Keramasan, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang berhasil ditangkap anggota Buser Reskrim Polsek Kertapati, Jumat (10/9).(BP/IST)

Palembang, BP- Dua orang pelaku spesialis bajing loncat Yendi Saputra (28) warga Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI dan Madani (23) warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang yang sering beraksi di kawasan Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya diatas Jembatan Keramasan, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang berhasil ditangkap anggota Buser Reskrim Polsek Kertapati, Jumat (10/9).

Aksi kedua pelaku terjadi pada Minggu (15/8) di atas jembatan keramasan dimana pelaku memepet mobil truk yang dikemudikan korban Makmum Murod (63). Lalu pelaku Yendi naik ke atas bak mobil truk, dan pelaku Madani mengiring dari belakang menggunakan sepeda motor merek N Max tanpa nopol.

Baca:  Puluhan Ribu Benih Lobster Selundupan  Dilepas ke Laut Lampung

Lalu pelaku Yendi mengambil sepeda dari atas mobil truk, ketika mobil berhenti pelaku dengan cepat menurunkan sepeda dari mobil dan kemudian mereka kabur membawa barang hasil curian.

Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik mengatakan penangkapan berawal adanya laporan dari korban.

Menurutnya modus pelaku sendiri dari keterangan korban, bahwa pelaku naik ke atas mobil truk lalu merobek terpal yang dipasang.

Baca:  Oknum Mahasiswa Ini TertangkapTangan Bawa Ganja

“Setelah berhasil diambil barang dalam truk, lalu diturunkan ke bawah yang sudah menunggu pelaku lainnya dengan mengendarai sepeda motor,” katanya, Jumat (10/9).

Selain dua pelaku juga ikut diamankan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku dan satu unit sepeda hasil curian.

“Pelaku mengambil sepeda jenis balap dengan harga sekitar Rp 17 juta, dan pelaku juga merupakan residivis dan sudah sering kali berulang melakukan pencurian dengan modus yang sama,”  katanya.

Sementara, pelaku Yendi mengakui perbuatannya. “Kami melihat dulu korban yang melintas dengan mengendarai mobil truk, saat berada diatas jembatan langsung kami kejar. Lalu saya naik ke atas mobil sedangkan Madani membawa motor,” katanya.

Baca:  Gauli Anak Tiri, Semet Ditangkap

Yendi sendiri mengaku sudah 5 kali melakukan aksi pencurian tersebut. “Kalau mobil yang ada terpal maka terpal nya disobek menggunakan pisau Carter kemudian mengambil barang, tetapi yang tidak pakai terpal langsung saja diambil barang. Pernah juga mencuri bawang dari atas truk,” katanya.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...