Ultimate magazine theme for WordPress.

Ketua KPI Mengaku Jijik dengan Glorifikasi Saipul Jamil

Palembang, BP – Publik masih geram dengan peristiwa penyambutan Saipul Jamil yang sangat meriah usai bebas dari penjara pada 2 September 2021 lalu.

Namun, sejumlah stasiun televisi dinilai melakukan glorifikasi terhadap Saipul Jamil, yang merupakan mantan narapidana pelecehan seksual dan tak seharusnya diberi panggung.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Supriono mengaku kecolongan lantaran baru mengetahui adanya glorifikasi terhadap Saipul Jamil, usai dikritik oleh publik, dan ramai di media sosial.

Agung merasa glorifikasi terhadap Saipul Jamil tak pantas dilakukan, dan tidak menunjukkan etika baik terhadap korban.

Saipul Jamil dinilai harus menunjukkan etika baik terhadap korban terlebih dahulu, sebelum kembali ke dunia hiburan.

Pasalnya. pelaku pelecehan seksual di sejumlah negara justru tak mendapat kesempatan untuk diterima publik lagi.

“Ada yang mengatakan yang kasihan korbannya ketika dia tampil tanpa beban, mantan korban kasihan,” ujar Agung, seperti dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (9/9).

Ia menambahkan dalam kasus ini, dia (Saipul Jamil) harus minta maaf dulu ke korbannya. Kalau korban sudah maafkan ya oke.

Secara pribadi Agung juga merasa jijik dengan glorifikasi terhadap Saipul Jamil.

Apalagi ketika sang pedangdut mengaku sudah memaafkan korban.

“Gue lihat pas dia bilang ‘saya maafkan korban’ gila gak tuh, dia gak layak tampil di televisi. Gue kalau bukan anggota KPI, gue muntah sama tayangan itu. Tapi gue gak bisa main sendiri,” pungkasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...