Ultimate magazine theme for WordPress.

Wali Kota Palembang Resmi Izinkan PTM di 205 Sekolah

Wali Kota Palembang H. Harnojoyo. (BP/IST)

Palembang, BP – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah resmi mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka mulai Senin (6/9) kemarin.

PTM tersebut dilakukan terbatas bagi 205 sekolah. Dari 205 sekolah yang telah dibuka terdiri dari 54 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 90 Sekolah Dasar (SD), dan 61 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri dan swasta.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palembang H. Harnojoyo, Senin (6/9).

“Tetap yang namanya PTM kita batasi. Jika sebelumnya satu kelas bisa diisi 36 siswa, maka untuk kali ini hanya sekitar 10-12 siswa per kelas,” ungkapnya, Senin (6/9).

Baca:  Muba Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Mulai 23 Agustus 2021

Harnojoyo menjelaskan, keputusan PTM tatap muka diambil karena status Palembang telah turun menjadi zona oranye, dengan status PPKM berada di Level 3.

Menurutnya, PTM terbatas merupakan upaya pemerintah untuk menghadirkan kembali situasi belajar kepada siswa.

“Selama ini hampir dua tahun siswa tidak kembali ke kelas dan belajar dari sekolah. Masih ada sekolah lain yang akan menyusul dibuka,” ujar Harnojoyo.

Ia mengatakan untuk aturan PTM terbatas, Pemkot Palembang telah mengeluarkan aturan. Para siswa diwajibkan selalu mematuhi protokol kesehatan.

Baca:  Ketua DPRD Sumsel Apresiasi Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di SMAN I Kayu Agung

Selain itu, Masker menjadi acuan para siswa selama proses PTM berlangsung. Waktu belajar dibatasi dalam tiga shift dengan jarak sekitar 2 jam. Posisi kursi pun saat ini diatur terbatas sesuai jarak.

“Langkah ini diambil agar sepanjang proses pembelajaran berlangsung tidak ada kasus konfirmasi positif baru. Guru harus mencontohkan kepada siswa soal prokes yang baik,” jelas Harnojoyo. #ric

Baca:  Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Dimulai Setelah Vaksinasi Anak dan Guru Selesai
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...