Ultimate magazine theme for WordPress.

PTM di Palembang Hanya Libatkan 30 Persen Siswa di Kelas

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang. (BP/IST)

Palembang, BP – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang  hanya akan melibatkan 30 persen siswa dari kapasitas kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan pemkot memberlakukan aturan ketat sehingga hanya sekolah yang lolos verifikasi tersebut yang dapat melakukan PTM.

“Yang jelas PTM ini akan dilakukan secara bertahap dari tingkatan PAUD hingga SMP,” kata Zulinto di Palembang, Senin.

Pemkot Palembang sudah mengeluarkan kebijakan agar sekolah membagi tiga sesi belajar bagi siswa.

Baca:  Ketua DPRD Sumsel Apresiasi Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di SMAN I Kayu Agung

Adapun pembagiannya, yakni sesi kelas pertama mulai dari 7.30-0u9.30 WIB, lalu sesi kelas kedua 8.30-10.30 WIB, dan kelas ketiga 10.00-12.00 WIB.

Siswa yang masuk sekolah tatap muka hanya dua kali dalam seminggu, selebihnya dilakukan secara daring. Adapun sekolah yang telah menggelar PTM pada awal pekan ini, yaitu sebanyak 60 SMP.

Baca:  Presiden Bolehkan Belajar Tatap Muka Apabila Seluruh Pelajar Sudah Divaksin

Sementara untuk SD diatur sebanyak lima sekolah per kecamatan. Begitu pula PAUD sebanyak 3 sekolah per kecamatan. Secara keseluruhan di Palembang ada 61 SMP Negeri, sementara SD Negeri ada 250.

Dalam pelaksanaan PTM ini, pemkot memastikan guru dan siswa menerapkan protokol kesehatan ketat. Zulinto memastikan, pihaknya akan kembali menambah sekolah yang menerapkan belajar tatap muka saat sudah meninjau dan memverifikasi untuk sekolah tersebut.

Baca:  DPRD Dukung PTM di Palembang

“Jika nantinya setelah diterapkan ada pelanggaran, maka tentu kita akan setop dulu penerapannya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan skema kerjasama dengan puskesmas terdekat jika ada siswa yang sakit saat mengikuti PTM. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...