Ultimate magazine theme for WordPress.

Kasus Perdagangan Orang di Sumsel Masih Tinggi

Palembang, BP – Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan Womens Crisis Centre (WCC) Palembang mencatat kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human traficking di Sumatera Selatan (Sumsel) cukup tinggi.

Tercatat dalam beberapa tahun terakhir lebih dari 50 kasus TPPO terjadi di Palembang dan sejumlah daerah di Sumsel.

Direktur Eksekutif WCC Palembang Yeni Roslaini Izi menjelaskan kasus perdagangan manusia yang terjadi seperti modus operandi penjualan bayi, lowongan kerja di suatu perusahaan, restoran, hotel, serta bekerja ke luar negeri namun dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Ia mengatakan melihat kasus TPPO (human traficking) cukup tinggi dan hingga kini masih sering terjadi, pihaknya berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak menjadi korban.

“Selain itu mengharapkan aparat kepolisian mengusut tuntas setiap terjadi kasus human traficking, sehingga dapat memberikan efek jera kepada pelaku dan masyarakat lain untuk tidak coba-coba memikirkan terlibat dalam jaringan perdagangan manusia,” ujarnya.

Menurut Yeni, untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang memerlukan dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat.

Pencegahan sendiri dapat dilakukan melalui edukasi agar masyarakat mewaspadai berbagai modus operandi yang mengarah ke TPPO.

Selain itu, diperlukan juga penegakan hukum secara tegas dan tuntas sehingga diharapkan kasus human traficking bisa ditekan seminimal mungkin. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...