Ultimate magazine theme for WordPress.

BKN Palembang Khawatir Peserta CPNS Palsukan Hasil Tes Covid-19

Kepala Kantor BKN VII Palembang, Margi Prayitno. (BP/IST)

Palembang, BP – Peserta CPNS 2021 diwajibkan untuk melakukan tes Swb PCR atau Antigen sebagai syarat untuk mengikuti ujian seleksi.

Aturan tersebut dibuat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dimana peserta seleksi CONS wajib menunjukkan hasil tes kesehatan bebas Covid-19 dalam pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Hal itu diterapkan melalui deklarasi sehat, uji klinis antigen, serta swab PCR. Namun Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII Palembang mengaku khawatir jika peserta memalsukan data kesehatan Covid-19.

Sebab dengan jadwal tes yang belum terlaksana, peserta sudah wajib mengeluarkan anggaran untuk uji klinis mandiri.

“Aturan antigen hanya berlaku 1×24 jam setelah hasil tes keluar. Sedangkan PCR 2×24 jam. Cukup banyak peserta yang mungkin kurang mampu membayar uji kesehatan sendiri, jadi bisa saja ada kecurangan muncul untuk pemalsuan,” ujar Kepala Kantor BKN VII Palembang, Margi Prayitno, dikutip dari IDN Times, Sabtu (4/9).

Menurutnya, meski khawatir ada peserta yang melakukan kecurangan saat menunjukkan hasil negatif Covid-19 saat ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pihaknya tetap harus mengikuti aturan dari pemerintah pusat melalui kemendagri.

“Kami tidak ada kewenangan meringankan peserta soal hasil Covid-19, daerah hanya mengawasi dan menjalankan tes,” kata dia.

Margi menerangkan, peserta yang tidak membawa surat deklarasi sehat atau menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif, maka secara otomatis peserta CPNS dinyatakan gagal dan didiskualifikasi.

“Syarat wajib ujian, ya, hasil tes Covid-19. Memang ini menurut saya pribadi memberatkan karena ditanggung sendiri, tapi apa pun kondisi ini sudah rekomendasi dari Satgas Covid-19 dan kita harus jalankan,” tandasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...