Ultimate magazine theme for WordPress.

Dua Pejambret Ditembak Polisi


Unit I Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menangkap dua sekawan spesialis jambret disertai pengancaman terhadap anak kecil dan perempuan dewasa yang kerap beraksi di Kota Palembang. (BP/IST)

Palembang, BP- Unit I Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menangkap dua sekawan spesialis jambret disertai pengancaman terhadap anak kecil dan perempuan dewasa yang kerap beraksi di Kota Palembang.

Salah satu korbannya yakni bocah laki-laki berusia 10 tahun berinisial AN yang menjadi korban jambret handphone saat berada tak jauh dari kediamannya di Jalan DI Panjaitan Lorong Kolam Kecamatan Seberang Ulu II.

Tersangka  Agung Erdi Supriadi (26) dan Rendi Ariansyah (26), keduanya warga Jalan Sunan, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Keduanya ditangkap di tempat terpisah. Tersangka Agung diamankan saat bersembunyi tidak jauh dari rel Kereta Api, Kertapati sementara tersangka Rendi dibekuk saat berada di Desa Kasa, Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir.

Baca:  Marsel, Tersangka Kasus Jambret Ditangkap

Namun kedua tersangka terpaksa ditembak lantaran mencoba kabur dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap Unit I Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit AKP Willy Oskar bersama Panit AKP Biladi Ostin dan Ipda Ibrahim serta Katim Aipda Kelvin Marley, Minggu (29/8) sore.

Saat ini masih ada satu pelaku lagi yang masih buron berinisial Dendi (DPO) dan tak lain merupakan saudara kandung tersangka Rendi Ariansyah.

“Kami mengincar anak kecil sama perempuan. Supaya lebih mudah merampas (handphone) mereka,”  kata tersangka Agung di Mapolda Sumsel, Senin (30/8).

Kedua pelaku beroperasi di wilayah kecamatan seberang Ulu II, Plaju, Jakabaring dan Bukit serta Demang Lebar Daun Kota Palembang  dan tempat lain.

Baca:  Dua Pelaku Jambret Di Tembak

“Biasanya kami gonta ganti pasangan. Ada yang bawa motor, ada juga yang merampas,” katanya.

Agung yang juga berstatus residivis kasus serupa mengaku setiap beraksi membawa pisau  itu tak sampai melukai korban sebab hanya diperuntukkan sebatas menakuti korban.
Setelah berhasil melakukan aksinya, barang hasil curian akan langsung dijual oleh para tersangka ke tangan penadah yang tinggal di kawasan Jakabaring Palembang.

Baca:  Nizarudin Di Tembak Polisi, Jambret Ibu Rumah Tangga

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christopher Panjaitan mengatakan para pelaku

memang mengincar anak kecil dan perempuan karena dianggap lebih mudah untuk dijadikan target aksi jambret.

Saat ditangkap, aparat terpaksa menembak kaki masing-masing tersangka tersangka lantaran berusaha melawan.

Para tersangka kini terancam dijerat dengan pasal 365 KUHP.

“Kita sudah mengamankan satu barang bukti berupa handphone hasil curian. Kasus ini sekarang masih kita dalami untuk mengungkap siapa-siapa yang terlibat dan mencari tahu apakah masih ada korban-korban lain dari perbuatan mereka,” katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...