Ultimate magazine theme for WordPress.

Tempat Wisata di Sumsel Buka Setelah PPKM, Wajib Terapkan Prokes Ketat

Palembang, BP – Beberapa tempat wisata di Kota Palembang akan mulai dibuka setelah kebijakan penyesuaian aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir.

Guna mencegah terjadinya penyebaran Pandemi Covid-19 secara masif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan mengingatkan pengelola tempat wisata yang mulai membuka kegiatan kepariwisataan setelah kebijakan PPKM untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Pengelola tempat wisata harus tegas terhadap pengunjung pada saat akan memasuki lokasi dengan mewajibkan memakai masker, mencuci tangan, dan membatasi jumlah pengunjung sesuai aturan PPKM maksimal 50 persen dari kapasitas tempat,” kata Kepala Disbudpar Sumsel Aufa Syahrizal di Palembang, Jumat (27/8).

Baca:  KAI Palembang Wajibkan Penumpang KA Jarak Jauh Sudah Divaksin Covid-19

Aufa menjelaskan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat perlu dilakukan agar tempat wisata tidak menjadi klaster penularan COVID-19.

Apalagi akhir-akhir ini katanya angka kasus pasien positif terinfeksi virus tersebut masih cukup tinggi.

Ia mengatakan jika tempat wisata mengabaikan penerapan prokes dan terbukti terdapat pengunjung yang terpapar COVID-19 dari kawasan tersebut, maka kata Aufa hal tersebut akan merugikan pengelola karena akan dilakukan penutupan sementara.

Baca:  Hasil Evaluasi BNPB, Palembang Kini Zona Kuning Covid-19

Oleh karenanya, ia meminta pengelola tempat wisata untuk menjaga kondisi tempat wisata aman untuk dikunjungi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Selain itu, Aufa mengungkapkan bahwa pihaknya akan berupaya melakukan pengawasan operasional objek wisata dan berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata.

Penerapan prokes secara ketat sementara ini yang menjadi persyaratan pengunjung masuk tempat wisata yang tersebar di 17 kabupaten/kota di provinsi itu.

Baca:  Sumsel Izinkan SMA di Wilayah PPKM Level 1-3 Lakukan PTM

“Sementara pengunjung tempat wisata wajib mematuhi prokes, mengenai syarat sudah divaksin akan disesuaikan dengan capaian vaksinasi COVID-19 suatu daerah pada angka maksimal,” pungkasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...