Ultimate magazine theme for WordPress.

Palembang Masuk Daftar Kota Percepatan Sampah Menjadi Energi Listrik

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa (BP/IST)

Palembang, BP – Sesuai isi Perpres Nomor 25 Tahun 2018 Kota Palembang termasuk dalam 12 kota percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang ramah lingkungan.

Hal ini dikemukakan Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementrian Maritim dan Investasi RI, Basilio Dias Araujo dalam rapat pembahasan dengan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa di rumah dinas wali kota Palembang, Jumat (27/8).

Basilio menyebutkan, kehadirannya di Palembang untuk menyelesaikan terkait perjanjian kerja sama penanganan sampah antara Palembang dengan investor, yang sudah ditandatangani pada 2018 lalu.

“Di Palembang ini perjanjiannya sudah ditandatangani pada tahun 2018, karena ada perubahan Perpres yang lama menjadi Perpres yang ke 35, sehingga perlu diadakan penyesuaian,” ujar Basilio.

Ia menambahkan bahwa sejak 2018 hingga sekarang dicoba diadakan perubahan atau Adendum perjanjian 2018.

Hal itu disebebakan adanya Pandemi Covid-19, maka perjanjian Adendum itu agak tersendat.

Selain membahas terkait PSEL di Karya Jaya Keramasan, dalam pertemuan ini, Basilio juga meminta kepada pemenang lelang untuk sekligus menyelesaikan permasalahan di TPA Sukawinatan.

“Minggu depan pada hari Jumat,l kami akan membahas lagi beberapa hal yang belum selesai. Karena memang perwakilan dari Perusahaan ini memerlukan kesepakatan dari kantor pusatnya di China,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Palembang, H. Harnojoyo, mengatakan, pihaknya terus berupaya menangani sampah di ibu kota Provinsi Sumsel ini.

Adapun upaya yang dilakukan pihaknya kata Harnojoyo Antara lain melalui penerapan teknologi insinerator.

Melalui insinerator, maka sampah akan diubah menjadi energi listrik dan sisa pembakaran dapat dimanfaatkan, antara lain untuk pembuatan batako.

“Saat ini kita sedang pembahasan. Mudah-mudahan proyek insenator di kota Palembang ini segera dapat dilaksanakan. Target kita pastinya secepatnya. Karena diharapkan proyek insinerator di kota Palembang ini tahun 2023 sudah jalan, dengan kapasitas 1000 ton,” pungkasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...