Ultimate magazine theme for WordPress.

Spesialis Rampas Ponsel Di-dor

Sepak terjang spesialis rampas ponsel di wilayah Kota Palembang, Muhammad Farhan (20) warga Jalan Mataram, Kecamatan Kertapati Palembang ini akhirnya berujung di kantor polisi.(BP/IST)

Palembang, BP- Sepak terjang spesialis rampas ponsel di wilayah Kota Palembang, Muhammad Farhan (20) warga Jalan Mataram, Kecamatan Kertapati Palembang ini akhirnya berujung di kantor polisi.

Pelaku ditangkap dan terpaksa di tembak aparat dibetisnya lantaran melawan dan kabur saat akan ditangkap anggota Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Selasa (24/8).

Aksinya terakhir tersangka, Rabu (30/6) sekira pukul 19.30 persis didepan rumah korban PJ (14) seorang pelajar, di Jalan Pertahanan, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II Palembang.

Pelaku merampas ponsel korban merek Vivo Y 12 S, dari tangan korban yang sedang bermain ponsel di teras depan rumahnya. Dengan cepat setelah ponsel berhasil direbut, pelaku berlari menuju kedepan rumah untuk naik motor dimana pelaku DN yang sudah menunggu diatas motor.

Mereka dengan cepat kabur menggunakan motornya, walaupun sempat ayah korban yang mendengar teriakan korban langsung berusaha mengejar kedua pelaku ini. Korban akhirnya membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang melalui pelapor ayahnya Zainal Abidin (69).

Selain itu uang hasil kejahatan sempat pelaku pamerkan di media sosialnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing membenarkan sudah berhasil mengamankan satu pelakunya.

“Berawal dari adanya laporan korban, anggota kita Reskrim Unit Pidum dan Tekab 134 langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengetahui keberadaan pelaku di wilayah Kertapati Palembang, langsung meringkus pelaku MF ini. Terpaksa diberikan tindakan tegas terukur lantaran berusaha melawan dan mencoba melarikan diri saat ditangkap,” kata Tri, diruang kerjanya, Rabu (25/8).

Dari pengakuan pelaku sendiri sudah 4 kali melakukan aksinya, atas ulahnya pelaku akan kita terapkan Pasal 365 KUHP.

Tersangka Farhan mengakui perbuatannya,

“Saya sudah melakukan perampasan ponsel, selalu berdua dengan DN, saya sebagai eksekutor yang merampas ponsel sedangkan DN menunggu diatas motor posisi mesin hidup bersiap untuk kabur,” katanya.

Lanjutnya, sudah melakukan aksinya di wilayah Bukit, Panca Usaha, Plaju Palembang.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...