Ultimate magazine theme for WordPress.

Stok Vaksin Covid-19 di Palembang Terbatas, Sulit Capai Herd Immunity

Palembang, BP–Pemerintah Kota Palembang masih mengalami kendala minimnya pasokan vaksin Covid-19.

Hal tersebut membuat kota Palembang kesulitan mencapai herd immunity serta harus berjalan lamban.

Plt Kepala Dinkes Kota Palembang, dr Fauziah MKes mengatakan Kota Palembang masih terbatas pasokan vaksin untuk dosis pertama.

Sebab, saat ini fokus pemerintah mengupayakan agar herd immunity bagi masyarakat yang telah divaksin dosis pertama semakin sempurna dengan penyuntikkan vaksin dosis kedua.

“Kalau capaian vaksinasi ini kita pelayanan tergantung juga dari rantai distribusi pemerintah kota tentu menunggu distribusi dari pusat,” katanya, Senin (23/8).

Baca:  Vaksin Covid-19 Moderna Mulai Disuntikan ke Masyarakat Palembang

dr Fauziah menambahkan dari informasi terakhir saat vidcon, ketersediaan vaksin di pusat kurang lebih 26 persen yang bisa didistribusikan.

Namun ia menambahkan memang pemerintah pusat lebih memprioritaskan daerah yang kasus kasus tinggi.

“Kalau kita bandingkan dengan vaksinasi nasional 26 persen kota Palembang alhamdulillah sudah 30 persen dosis pertama. Secara nasional capaian Herd Immunity bisa dikatakan jika sudah 70 persen dari total penduduk yang divaksin,” katanya.

Ia mengatakan antara dosis pertama dengan dosis kedua itu masih ada kesenjangan. Dosis kedua baru 21 persen.

Baca:  Presiden Jokowi Turunkan Harga PCR hingga Rp450 Ribu, Pakar Sebut Padahal Bisa Ditekan Menjadi Rp150 Ribu

Untuk mendapatkan kekebalan yang optimal itu harus 2 dosis dulu sehingga distribusi juga dari kementerian kesehatan itu memfokuskan dosis kedua.

“Jadi mulai minggu kedua bulan Agustus kita sudah dapat droping lagi untuk dosis pertama tetapi persentasenya kecil kurang lebih 5 persen dosis pertama selebihnya dosis kedua. Pada saat Minggu ketiga ini kita dapat juga droping untuk dosis satu kita proporsikan antara dosis satu dan kedua itu kurang lebih 11 persen sisanya untuk dosis kedua karena pemerintah mengejar kekebalan yang optimal untuk person,” katanya.

Baca:  Ombudsman RI Minta Pemerintah Tidak Wajibkan Sertifikat Vaksin Covid-19 di Ruang Publik

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan distribusi vaksin yang diterima masih terbatas dan capaian vaksinasi belum optimal.

Target pemerintah daerah setidaknya minimal 70 persen dari total warga Kota Palembang.

“Yang butuh dengan vaksinasi ini banyak dan jumlah negara yang butuh ini juga bukan hanya Indonesia. Kita hanya berdoa semoga pasokan vaksin lebih banyak agar masyarakat yang divaksin juga semakin bertambah. Saat ini antusias masyarakat yang ingin vaksinasi juga semakin meningkat,” pungkasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...