Ultimate magazine theme for WordPress.

Meski Kasus Covid-19 Turun, PPKM Palembang Tetap Level 4

Palembang, BP – Kasus Covid-19 di Kota Palembang, Sumatera Selatan sepekan terakhir sudah mengalami penurunan.

Namun, Kota Palembang mqsih belum memenuhi syarat penurunan level PPKM sehingga kembali masuk dalam daftar daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level empat.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan di Palembang mengatakan Kementerian Kesehatan melakukan perumusan PPKM Level empat berdasarkan jumlah kasus COVID-19 per minggu.

Adapun caranya yakni dilakukan penghitungan dari jumlah kasus per minggu dibagi jumlah penduduk keseluruhan kemudian di kali dengan 100 ribu.

Ia menambahkan begitu juga dengan cara menghitung angka kematian, yaitu kasus kematian per minggu dibagi jumlah penduduk dikali 100 ribu. Lalu angka kasus konfirmasi positif dalam perawatan.

Baca:  Mulai Besok Mal di Kota Palembang Wajib Tutup Jam 5 Sore

“Palembang belum memenuhi syarat penurunan level PPKM,” kata Yudhi, dikutip dari ANTARA, Selasa (24/8).

Ia mengatakan jadi meskipun saat ini tren kasus COVID-19 Kota Palembang melandai.

Akan tetapi Kota Palembang kembali masuk dalam daftar daerah PPKM level 4 yang dimulai Selasa (24/8) hingga 6 September mendatang.

Saat ini kasus kematian akibat COVID-19 per Minggu (22/8) tercata sebanyak 1.079 kasus. lalu, jumlah tersebut dibagi dengan total kasus yakni sebanyak 28.905 kasus sehingga didapati persentase 3,7 persen.

Baca:  Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Turun, PPKM Palembang Tetap Diperpanjang

“Persentase nya masih tinggi 3,7 persen, standar baiknya dibawa 3 persen,” ujarnya.

Selain Yudhi menjelaskan tiga indikator tersebut, perumusan PPKM level 4 ini juga didasari dari kapasitas respon yang dilihat dari 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Maka diketahui bahwa kasus konfirmasi positif COVID-19 di Palembang masih tinggi yaitu diatas 5 persen.

Apalagi katanya tracing di Palembang juga masih rendah dimana, untuk perbandingan tracing yaitu 1:2 hingga 1:3 artinya, satu orang positif, hanya dua hingga tiga orang yang diperiksa.

Padahal, seharusnya perbandingan tracing yaitu 1:14 artinya, satu orang positif, 14 orang yang diperiksa.

Baca:  Imbas PPKM Palembang, Banyak Pelaku Usaha Menunggak Pajak

Dinas Kesehatan Kota Palembang sudah melaksanakan tracing dengan bantuan TNI-Polri sebagai tenaga tracer secara maksimal sampai ke tingkat RT/RW.

Ia membenarkan, saat ini yang bermasalah aktualitas pelaporan sampel tes. Sehingga Palembang kini masih masuk dalam PPKM level 4.

“Sebab terkadang tracing telah dilakukan, namun tidak diinput sehingga data tracing tidak muncul,” pungkasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...