Ultimate magazine theme for WordPress.

Jalan Terjal PPKM Palembang

Palembang, BP – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Kota Palembang berakhir pada hari ini, Senin (23/8).

Namun, dibalik pelaksanaan PPKM guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 ini ada stabilitas ekonomi rakyat yang tertatih-tatih akibat dampak dari berbagai pembatasan yang dilakukan pemerintah.

Salah satu yang kita belum lupakan adalah tutupnya sejumlah tokoh seperti Giant yang ada di Palembang, semua itu dipicu karena dampak dari pembatasan-pembatasan di masa Pandemi Covid-19.

Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk, Diky Risbianto sebelumnya mengatakan perubahan pola belanja dan berbagai pembatasan akibat pandemi COVID-19 membuat PT Hero Supermarket, induk perusahaan Giant, terpaksa menutup salah satu gerai toko ritel Giant Ekstra Palembang.

“Beragam pembatasan telah mempengaruhi operasional toko kami serta adanya perubahan perilaku belanja dan pola permintaan produk pelanggan. Meskipun kami berharap situasi yang menantang ini akan segera teratasi, agar tetap kompetitif kami telah mengembangkan strategi transformasi bisnis jangka panjang,” katanya, dikutip dari INewsSumsel, Senin (23/8).

Baca:  PPKM Berlanjut Karena Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Palembang Tinggi

Giant Palembang hanyalah salah satu contoh tokoh yang tutup akibat dampak dari pembatasan di masa Pandemi Covid-19. Terntunya hal ini harus menjadi perhatian pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pengamat Sosial, Fatkurohman, S,Sos menuturkan yang perlu menjadi catatan, dilanjutkan atau tidak kebijakan PPKM yang terpenting bagi masyarakat adalah kegiatan perekonomian masyarakat harus berangsur jalan membaik, ekonomi rakyat terutama UMKM perlu mendapatkan perhatian.

Baca:  Palembang Tunggu Arahan Pusat Terkait Kelanjutan PPKM

“Jika dilihat dari catatan Covid-19 di Kota Palembang sudah mulai membaik dengan demikian sudah ada saatnya perlu ada pelonggaran yang terkait kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Senin (23/8).

Ia menjelaskan di situasi saat ini pemimpin harus hadir membangun komunikasi kepada masyarakat untuk mengetahui lebih dalam kondisi dampak Covid-19, sehingga kebijakan apa yang perlu dibangun lebih humanis.

Baca:  Sindir Luhut, Fahri Hamzah: Virus Itu Ada di Buku IPA Bukan IPS

“Pemerintah tidak boleh tutup mata atas kondisi sosial ekonomi yang semakin sulit, jeritan rakyat terdampak pandemi Covid-19 harus didengar, belum lagi para pekerja juga semakin resah bakal menjadi problem serius,” tandas Fatkurohman.

Senada dengan Fatkurohman, Ketua DPRD Kota Palembang Fraksi PKS Hibbani juga berharap PPKM tidak diperpanjang karena semakin banyak keluhan Dari masyarakat yang susah mencari nafkah karena ada beberapa pembatasan.

“Kalo ternyata masih lanjut. Sedapat mungkin bansos direalisasikan. Bansos yang dimaksud adalah bansos yang memang murni dari pemerintah kota. Bukan turunan dari pusat,” pungkasnya, Senin (23/8). #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...