Ultimate magazine theme for WordPress.

Pemkot Palembang Sediakan Pojok BPOM di Pasar Tradisional

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda

Palembang, BP – Dalam rangka melakukan pengawasan peredaran pangan kimia berbahaya bagi kesehatan warga Palembang.

Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan berupaya memaksimalkan fungsi pojok BPOM yang disediakan di pasar tradisional.

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan bahwa fungsi pojok BPOM tersebut dibangun untuk memberikan kemudahan bagi warga mengecek bahan pangan yang dibeli.

“Pojok BPOM yang dibangun sejak dua tahun terakhir di sejumlah pasar tradisional itu fungsinya akan dimaksimalkan lagi, sehingga bisa memberikan kemudahan warga mengecek bahan pangan dan makanan yang mereka beli aman atau tidak untuk dikonsumsi,” kata Fitrianti Agustinda di Palembang, Jumat (20/8).

Fitrianti menjelaskan, pihaknya bersama BPOM setempat membuka tempat pengecekan makanan di pasar tradisional.

Pembukaan itu dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui makanan yang mereka beli mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak.

Adapun tempat pengecekan makanan dengan nama Bucu/Pojok Pasar pada tahap awal dibuka di lima pasar tradisional dalam Kota Palembang, yakni Pasar Tradisional Palima (KM5), Pasar Lemabang, Pasar 10 Ulu, Pasar Sekip Ujung dan Pasar Tradisional Bukit Kecil.

Fitri mengungkapkan melalui ‘Bucu Pasar’ masyarakat bisa membawa bahan pangan atau makanan yang dibeli di pasar untuk dilakukan pengecekan, apakah aman dikonsumsi atau mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan.

“Untuk melayani masyarakat melakukan pengecekan bahan pangan/makanan, petugas BPOM menggunakan rhodamin test kit, sehingga hasilnya bisa diketahui dengan cepat,” sambungnya.

Menurut dia, pojok BPOM yang ada sekarang ini dirasakan manfaatnya oleh warga kota sehingga perlu diupayakan secara bertahap dibuka di seluruh pasar tradisional dalam wilayah 18 kecamatan.

Fitri juga menuturkan selain memaksimalkan pojok BPOM, pihaknya juga akan berupaya melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional dan swalayan.

Inspeksi tersebut dilakukan guna untuk memastikan produk pangan yang dijual ke masyarakat aman dan layak dikonsumsi. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...