Ultimate magazine theme for WordPress.

Benih Lobster Senilai Rp11 M Tak Bertuan  Diamankan

Benih Lobster Senilai Rp11 M Tak Bertuan  Diamankan(BP/IST)

Palembang, BP- Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan benih lobster  di dalam mobil Xenia Nopol BG 2815 YK terparkir di Jalan PMD tepatnya tepatnya dekat ATM Bank SumselBabel, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat (20/8), sekitar pukul 01.30.

Benih lobster sebanyak 70.407 ekor dalam 455 kantong tersebut tersimpan rapi dalam 13 box.

Ada dua jenis lobster yakni jenis mutiara sebanyak 7.623 ekor dengan harga Rp200 ribu/ekor, total mencapai Rp1,5 miliar lebih dan

benih lonster jenis pasir sebanyak 62.784 ekor dengan harga Rp150 ribu/ekor, total Rp.9,4 miliar lebih.

Baca:  IRT Tewas Terlindas Truk  Tronton

Sehingga total kerugian negara ditaksir hampir mencapai Rp11 miliar.

Tim beguyur Bae dipimpin Kasubnit Iptu Jhony Palapa kemudian langsung membawa barang bukti (BB) benih Lobster ke Mapolrestabes Palembang .

Pantauan langsung, Jumat (20/8), benih Lobster ini diletakkan didalam kantong plastik bening yang di isi air dan oksigen. Dan dikumpulkan dalam box besar yang di lakban, dan saat ini sedang dihitung pasti berapa jumlah benih Lobster oleh tim Balai Karantina.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan pihaknya mengamankan puluhan ribu benih lobster.

Baca:  Gondol Uang Rp20 Juta Milik Nasabah Bank, Pelaku Ditembak

“Ya awalnya kita dapat laporan masyarakat bahwa ada mobil yang mencurigakan terparkir di TKP. Lalu anggota Opsnal Ranmor dan Pidsus dipimpin langsung kasat kita melakukan pengecekan ke lokasi,” kata Irvan didampingi pihak Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM), Jumat (20/8).

Setelah beberapa lama dilakukan pengintaian, namun pemilik mobil tak kunjung kembali sehingga anggota menggeledah mobil tersebut.

“Setelah digeledah ditemukan 13 box berisi bibit lobster. Kemudian langsung diamankan ke Mapolrestabes Palembang,” katanya.

Irvan menjelaskan, berdasarkan Permen KP Nomor 17 Tahun 2021 Pasal 7, yang mengatur untuk penangkaran pengeluaran BBL harus berukuran diatas 8cm atau berat diatas 200 gram.

Baca:  Penjaga MalamTewas Gantung Diri di Rumah Pacar

“Pemilik benih lobster ini melanggar UU Nomor 45 Tahun 2009 sebagaimana perubahan UU Nomor 31 Tahin 2004 tentang perikanan Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) dengam ancaman pidana paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” katanya.

Sedangkan Kepala Pengawas Data dan Informasi BKIPM (Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palembang, Erik Ariyanto mengatakan, seluruh benih lonster tersebut akan dikembalikan ke habitatnya di daerah Lampung.#osk

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...