Ultimate magazine theme for WordPress.

Pendidik di Tuntut Cerdas dan Cakap Digital

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Palembang dengan topik “Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital” yang diselenggarakan Rabu (18/8) (BP/IST)

Palembang, BP– Sebagai seorang pendidik  dituntut cerdas dan cakap digital. Ingin tahu bagaimana caranya? Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Palembang dengan topik “Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital” yang diselenggarakan Rabu (18/8) kali ini memberikan wawasan kepada peserta yang kali ini pun membludak, yaitu mencapai 1246 peserta bergabung dalam webinar ini.

Webinar Gratis  dengan tetap memberikan E-sertifikat dari Kementerian Kominfo secara nasional dibuka oleh Presiden Joko Widodo kali ini pun tetap memberikan surprise kepada para peserta dengan hadiah voucher menarik kepada 10 peserta.

Webinar dimulai pukul 09.00  dengan tetap menghadirkan keynote speech, H Harnojoyo, Walikota Palembang sebagai penyemangat para peserta dan support warganet. Webinar kali ini menghadirkan narasumber  Ninuk Wiliani , S.Si. M.Kom (Dosen dan Youth Education Observer),  Uli Hartati Panggabean (Blogger, Content Creator), Dra. Maria Magdalena Estri Murwani, M.Si. (Kepala SMA XAVERIUS 1 Palembang), Nur Aslamiah Supli, BIAM., M.Sc (Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya).

Dipandu Moderator Lovenia Viona Gultom, Joddy Caprinata selaku key opinion leader (Founder & COO of Bicara Project) pun menjadikan webinar kali ini benar-benar menarik.

Baca:  Internet Sehat Untuk Anak Cerdas Harus Ditemani Orang Tua

Dra. Maria Magdalena Estri Murwani, M.Si., Kepala SMA Xavarius1 Palembang materi denga topik “Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital” di antaranya menjelaskan tentang budaya digital. Menurutunya, teknologi digital adalah hasil budidaya manusia, dimanfaatkan untuk memudahkan aktivitas manusia; teknologi informasi dan komputer yang terintegrasi dengan internet mempercepat  secara signifikan munculnya era digital; kemajuan teknologi dan pemanfaatannya memunculkan generasi yang memiliki budaya dan karakteristik yang berbeda; dan bagaimana pendidik menyiapkan diri dalam pendampingan generasi baru (Z dan Alpha)

Baca:  Kedepankan Etika Berbahasa di Era Digital

Dampak Positif  di antaranya pola hidup sehat, olah raga rutin  dan dampak Negatif yaitu penggunaan narkoba, pergaulan bebas (informasi mudah diperoleh). “Perkembangan alat teknologi informasi, komputer yang terintegrasi dengan internet berubah pesat menjadi serba digital (sebagai usaha/budidaya manusia) juga berdampak signifikan dalam seluruh sendi kehidupan sosial (budaya manusia) dan melahirkan generasi baru yang berbeda karakteristiknya. Era digital membentuk tatanan baru di mana manusia menggunakan dan hidup berdampingan dengan teknologi,” katanya.

Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel menyebutkan, webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemprov Sumsel diikuti secara daring oleh 1246 orang peserta dari kalangan pelajar, guru dan umum.

Untuk webinar selanjutnya diselenggarakan Jumat, 20 Agustus 2021 pukul. 09.00-12.00  dengan narasumber Jangkung Trisanto (Senior Manager Social Media CNN Indonesia TV), Adi Firmansyah, SP. MSi.  (Peneliti Pusat Kajian Resolusi Konflik LPPM IPB University), Yudi Cahyadi, S.Pd., S.Kom. (Subdit SIBER Polda Sumatera Selatan), Chairul Mukmin, M.Kom. (Dosen Universitas Bina Darma dan Pembina Bina Darma Cyber Army) dengan dipandu Moderator Astrid Anggraeni. Tak lupa,  Key Opinion Leader @wahyuwiwoho (Senior Anchor Metro TV) turut berpartisipasi di webinar kali  dengan Link Zoom: https://us02web.zoom.us/j/4209362077.#osk

Baca:  Masyarakat Harus Bisa Bedakan Informasi Hoaks atau Bukan

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...