Ultimate magazine theme for WordPress.

Kapolda Sumsel, Ajak Mahasiswa UIN Raden Fatah Merawat NKRI, Demi Keunggulan Generasi


Kepala Kepolisian Daerah  Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol.Prof Dr Eko Indra Heri S MM menjadi narasumber pengenalan budaya akademik dan mahasiswa (PBAK) Merdeka 2021 diruang Academic center UIN Raden Fatah Palembang Rabu, (18/8).(BP/IST)

Palembang BP- Kepala Kepolisian Daerah  Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol.Prof Dr Eko Indra Heri S MM menjadi narasumber pengenalan budaya akademik dan mahasiswa (PBAK) Merdeka 2021 diruang Academic center UIN Raden Fatah Palembang Rabu, (18/8).

Turut hadir Rektor UIN Raden Fatah Prof Dr Nyayu Khodijah, S Ag.M Ag beserta Civitas Akademika UIN Raden Fatah dan  Palembang  PJU Polda Sumsel dan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang.

Kapolda mengatakan empat pilar NKRI meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, dan UUD 1945 sebagai konstitusi negara, serta NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara Indonesia.

“Harapannya para pemuda khususnya mahasiswa mengetahui salah satu tugasnya sebagai warga bangsa Indonesia yang baik. Juga, sebagai agen perubahan. ”Pentingnya peran Mahasiswa bagi bangsa Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Karena kita bisa merdeka salah satunya berkat perjuangan pemuda-pemuda pahlawan bangsa yang dulu berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan NKRI. Sebagai Mahasiswa harus kritis dan aktif terhadap semua hal, karena tonggak estafet pemerintah ini ada di tangan para generasi  saat ini”yakni mahasiswa ,” katanya.

Baca:  Polda dan Pemprov Sumsel Sepakat Pertahankan Zero Konflik dengan Pertemuan Hybird Bupati dan Walikota

Dikatakan Eko, mahasiswa  adalah generasi penerus bangsa. Di tangan pemuda dan mahasiswa masa depan bangsa ditentukan.

“Teruslah berkarya dan berinovasi teruskan kejenjang yang lebih tinggi lagi dalam pendidikan jangan puas dengan yang ada dalam menempuh pendidikan mencari ilmu ,” katanya dihadapan 185 peserta dan para Akademika civitas UIN Raden Fatah Palembang.

Baca:  Kapolda Sumsel Ingatkan Penanganan Covid-19 di Sumsel Harus Fokus

Ia menambahkan Bagaimana negara ini tergantung peran dan aktifnya mahasiswa khususnya  Setelah Indonesia merdeka, para pemimpin bersama rakyatnya membangun bangsa ini. Semua saling bahu-membahu sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing. Proses pembangunan bangsa tidak lepas dari peran pemuda. Sebagaimana dalam sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan RI, peran pemuda tidak terbantahkan. Bahkan, pemuda menjadi motor perjuangan.

“Mari kita bertanya kepada diri kita masing-masing, mari saling interopeksi diri, apa kontribusi yang sudah atau dapat kita berikan bagi bangsa dan negara? Ada ungkapan baik, janganlah kamu bertanya apa yang kamu dapatkan dari negara, tapi apa yang dapat kamu berikan kepada negara,’’ tegasnya.

Eko ,lebih lanjut mengatakan, sebagai generasi abad 21, generasi zaman now atau generasi milenial, hendaknya jangan terlena dengan nikmat kemerdekaan sekarang ini.

Baca:  Kapolda Sumsel Tinjau Pembatasan Mobilitas di Palembang

“Semua harus dan perlu merawat. Termasuk memelihara kemerdekaan sebagai amanat dari para pendiri bangsa, serta menjaga keutuhan NKRI, dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama ,islam rahmatal lilalamin teruslah berbuat kebaikan setiap hari dan waktu niatkan perbuatan kita Ibadah,” katanya.

Sebagai tanggung jawab menurutnya sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya  ikut bertanggung jawab menegakkan keutuhan dan kedaulatan NKRI. Dan, harus berperan serta dalam pembangunan bangsa.

Beragam cara dapat dilakukan. Seperti belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kreativitas dan inovasi, mampu cepat beradaptasi dengan kemajuan zaman.

Sebelum acara ditutup dilanjutkan tanya jawab dan pemberian cenderamata.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...