Ultimate magazine theme for WordPress.

Empat Begal Sadis Ditangkap Polisi


Polsekta Sukarami meringkus empat komplotan spesialis pelaku begal sadis yang beraksi antar daerah Kabupaten dengan menggunakan senjata tajam jenis parang atau pedang dan menggunakan senjata api (senpi) rakitan.(BP/IST)

Palembang, BP- Polsekta Sukarami meringkus empat komplotan spesialis pelaku begal sadis yang beraksi antar daerah Kabupaten dengan menggunakan senjata tajam jenis parang atau pedang dan menggunakan senjata api (senpi) rakitan.

Keempat tersangka Nara (20), warga Lingkungan IV, Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, Alfa Fauzan alias Yakup (22), warga Kampung 3, Desa Tanjung Lubuk, OKI, Paskal Tanjung (26), warga Desa Karta Nagara, Kabupaten OKU dan M Soleh (20), Lingkungan IV, Tanjung Lubuk, OKI diringkus di rumahnya masing-masing.

Aksi pelaku Rabu (1/6) sekitar pukul 21.00 lalu, di Jalan Baypass, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan AAL, Palembang.

Saat itu korban Eko Irawan (41), warga Perum Graha Nusa Pesona, Blok J, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan AAL, Palembang mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Baca:  Empat Tahanan Mapolsekta Sukarami Palembang Reaktif

Dari arah samping korban dipepet oleh empat orang pelaku mengendarai dua sepeda motor. Saat korban setop, pelaku Odon (DPO) langsung turun dan mengayunkan parang. Korban kabur setelah terjatuh meninggalkan motornya.

Kapolsekta Sukarami Kompol Budi Hartono Sutrisno SIK, MH melalui Kanit Reskrim Iptu Denni Irawan SH, saat merilis kasusnya Rabu (18/8)  menyebut, komplotan ini berjumlah 10 orang, selain menggunakan parang dan pedang, para pelaku juga memiliki senpi rakitan. Pelaku juga tak segan-segan melukai korbannya yang mencoba melawan.

Baca:  Empat Tahanan Mapolsekta Sukarami Palembang Reaktif

 

“Aksi terakhir komplotan ini melukai korbannya dengan parang dan menodongkan senpi. Pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban. Mereka lintas daerah dan berasal dari daerah di Sumsel,” katanya.

Modus tersangka dengan memepet dan menghadang korban dan mengacungkan golok. Salah korban mengalami luka bacok di tangan kiri, luka di kedua tutut, dan luka di telapak tangan sebelah kanan.

Baca:  Empat Tahanan Mapolsekta Sukarami Palembang Reaktif

Tersangka Yakup mengaku saat beraksi selalu berkelompok. Dan bertugas hanya menakuti korban dengan parang.

“Kelompok kami sekitar 10 orang. Kadang kami ganti-ganti pasangan waktu beraksi. Sengajo datang ke Palembang nyari target. Pernah ke kawasan Talang Kelapa Banyuasin,” katanya.

Selama beraksi, kelompok Yakup baru mendapatkan enam sepeda motor di sejumlah tempat yang berbeda.

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...