Ultimate magazine theme for WordPress.

76 Orang Calon Anggota KPID Sumsel Telah Daftar

Tim seleksi (Timsel) Komisi Penyiaran  Indonesia daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pertemuan dengan Komisi I DPRD Sumsel di ruang rapat Komisi I DPRD Sumsel terkait rangkaian seleksi yang telah dilakukan Timsel KPID Sumsel selama ini, Rabu (18/8).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Tim seleksi (Timsel) Komisi Penyiaran  Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pertemuan dengan Komisi I DPRD Sumsel di ruang rapat Komisi I DPRD Sumsel terkait rangkaian seleksi yang telah dilakukan Timsel KPID Sumsel selama ini, Rabu (18/8).

Ketua tim seleksi (Timsel), Drs KH Amiruddin Nahrawi mengatakan, sudah ada 76 orang calon anggota KPID Sumsel yang telah mendaftar ke timsel KPID Sumsel.

“Artinya menunggu proses administrasi, ini masih jalan,” katanya usai pertemuan dengan Komisi I DPRD Sumsel, Rabu (18/8).

Mengenai pertemuan ke Komisi I DPRD Sumsel menurutnya, kaitannya telah dibuka panitia seleksi (Pansel) KPID Sumsel tanggal 16 Juli sampai 16 Agustus 2021 dan kini sudah ditutup.

Baca:  PD Prodexim Kini Tidak Lagi Beroperasi

“Sekarang tahap penyeleksian dan ini kami laporkan ke komisi I,” kata pria yang juga Ketua PW NU Sumsel didampingi  anggota timsel KPID Sumsel lainnya seperti Mimah Susanti, Dra Anisatul Mardiah, dan Drs Sahudi Barlian.

Sedangkan Ketua Komisi I DPRD Sumsel Antoni Yuzar mengatakan, pihaknya melakukan rapat bersama Timsel KPID Sumsel  dalam rangka melaporkan tahapan seleksi calon anggota KPID Sumsel periode  2021-2024.

“Pendaftaran sudah dilaksanakan 16 Juli sampai 16 Agustus 2021 sekarang sudah tutup , sekarang lagi pemeriksaan berkas dan administrasi  yang dilaporkan mereka , ada 76 calon anggota KPID Sumsel yang telah mendaftar,” katanya.

Selanjutnya akan dilakukan uji kompetensi  yang menurutnya lain dari yang biasanya yaitu dengan sistim  tertulis dengan metode Computer Asisten Test (CAT).

Baca:  DPRD Sumsel Lanjutkan Mediasi Pulau Kemaro, Jika Tidak Ada Kesepakatan Zuriat Kiai Marogan dengan Pemkot Palembang

“Sistimnya uji CAT langsung di tayangkan  untuk mengetahui rangking  lalu diambil rangking 1 sampai 30 , lalu dilanjutkan dengan test berikutnya yaitu  test psikologi,  dan setelah itu mereka akan menyerahkan sebanyak 21 orang nama-nama yang akan diserahkan ke DPRD, jadi hasil test mereka DPRD lah yang akan mengumumkan kepada masyarakat sesuai dengan amanah PKPI No 1 tahun 2014,” katanya.

Selain itu menurut politisi PKB ini berdasarkan peraturan  PKPI No 1 tahun 2014 , bagi incumbent yang mencalonkan kembali menurutnya tidak perlu lagi mengikuti tahapan seleksi dimana mereka akan langsung dikirimkan ke DPRD Sumsel untuk mengikuti uji kelayakan.

Baca:  DPRD Sumsel Belum Tahu Ada Refocusing Anggaran Lagi

“21  orang dikirimkan Timsel KPID Sumsel ke kami , dewan mencari 7 orang dan langsung diumumkan,  jadi nama-nama yang dikirimkan timsel KPID Sumsel maksimal 3 kali lipat dari yang akan ditetapkan, 3 kali lipat ini adalah 7 X3 sama dengan 21 itu maksimal, boleh saja mereka mengirimkan 15 nama atau 17 nama, tapi ini mereka (Timsel KPID Sumsel) bersepakat tadi akan mengirimkan   sebanyak 21 orang untuk diserahkan ke DPRD untuk dilakukan fit and profer test,”katanya.

Diperkirakan Desember 2021 pihaknya sudah bisa melaksanakan fit and profer test.

“Karena jadwal mereka  (Timsel KPID Sumsel) akhir bulan November jadwal mereka akan  menyerahkan hasil seleksi,” katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...