Ultimate magazine theme for WordPress.

Jalan Merdeka Palembang di Serbu Pesawat dan Kapal Laut

Palembang, BP – Saat ini sepanjang jalan Merdeka Palembang terutama di depan sentra dagangan pempek di area 26 Ilir, diserbu banyak pesawat terbang dan kapal laut yang terbuat dari kayu gabus yang dihiasi telur rebus diwarnai merah atau yang identik dengan sebutan telok abang, Jum’at (13/8/21). Ini merupakan tradisi lama warga Palembang dalam menyemarakkan peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang jatuh setiap tanggal 17 bulan Agustus.

Telok abang sebenarnya hanya telur biasa yang direbus dan diwarnai merah. Perajin menempatkan telok abang itu di bagian atas pesawat, tank atau kapal laut yang terbuat dari kayu gabus. Harga satu paket pesawat dan kapal yang dilengkapi telok abang bervariasi antara 25 ribu rupiah hingga Rp 60 ribu, tergantung bentuk dan ukuran pesawat atau kapal lautnya.

Telok abang memang diperuntukkan untuk anak-anak. Biasanya selama merayakan kemerdekan Indonesia dengan menyaksikan lomba perahu bidar, panjat pinang dan lainnya, anak-anak menjinjing telok abang.

Selain itu menurut Budayawan Palembang Djohan Hanafiah, tradisi telok abang ini mulai terasa di Palembang sejak merayakan kemerdekan Indonesia pada 1949.

Sebelumnya telok abang digunakan saat merayakan ulang tahun, Cap Go Meh, atau hari-hari besar kolonial Belanda. Tentunya belum ditambahi bendera merah-putih kecil.

Sementara itu Walikota Palembang mengatakan bahwa telok abang sudah menjadi tradisi warga kota Palembang dalam menyambut dan menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan harus terus dilestarikan sebagai salah satu ciri khas kota di saat bulan Agustus.
“Kapal Telok Abang ini tradisi kita menyambut hari kemerdekaan, harus terus dilestarikan. Walaupun keadaan sedang pandemi dan beberapa perayaan tidak bisa dilaksanakan, namun kita berharap kapal Telok Abang tetap eksis di Hari Kemerdekaan,” ujar Harnojoyo kepada media, Sabtu (7/8/21) .

Dengan tradisi kapal Telok Abang ini, selain membuat hari kemerdekaan menjadi meriah, bisa bermanfaat bagi para pelaku UKM yang menjajakan dagangannya.

“Alhamdulillah, mereka mendapatkan penghasilan lebih di bulan Agustus ini dengan berjualan Kapal Telok Abang. Semoga bisa mendongkrak ekonomi para pelaku UKM khususnya di sekitaran 26 Ilir ini,” kata Harnojoyo.

Ia tak lupa mengingatkan pedagang untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di saat Indonesia khususnya kota Palembang yang sedang mengalami pandemi Covid 19. #rid

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...