Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-25

Muncul Dukungan Luhut Maju di Pilpres 2024, Refly Harun Singgung Presidential Threshold

Refly Harun

Palembang, BP–Baru-baru ini muncul poster yang bertuliskan “Luhut Binsar Pandjaitan For RI 1”, yang mendukung sang Menko Maritim dan Investasi (Marves) itu untuk maju di Pilpres 2024.

Diketahui di poster tersebut pendukung Luhut Binsar Pandjaitan untuk maju jadi presiden akan menggelar deklarasi dukungan pada 17 Agustus 2021 di Tugu Proklamasi, Jakarta.

Juru Bicara Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, membantah dan menegaskan bahwa Menko Marves itu tak ada niat untuk menjadi presiden.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum Tata Negara Refly Haru menuturkan jika ada kesempatan maka tidak ada salahnya untuk mencalonkan diri jadi presiden.

Baca:  "70 Persen Suara untuk Prabowo di Sumsel"

Hal itu disampaikan Refly Harun melalui kanal Youtube pribadinya Refly Harun pada Minggu (08/08) dini hari.

“Niat boleh tidak ada, tapi kalau ada kesempatan why not? (kenapa tidak?). Tidak ada orang yang menolak kesempatan, kalau memang kesempatan itu ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Refly Harun menekankan bahwa racing president 2024 seharusnya terbuka untuk siapa saja yang ingin maju.

Refly Harun lantas kembali menyinggung soal presidential threshold yang membatasi tokoh-tokoh yang bisa mencalonkan diri jadi presiden.

Baca:  Prabowo Maju di Pilres 2024, Ahmad Muzani: “Harapan Kami, Jawaban Itu Tidak Meleset dari yang Kami Harapkan”

“Racing president 2024 harusnya terbuka bagi siapa saja, baik itu yang menjagokan diri maupun dijagokan. Karena itu, buanglah presidential threshold itu. Kalau presidential threshold dibuang, dan peserta pemilu let’s say 10 atau maksimal 15 partai politik, maka kita punya 15 potential sloting untuk menjaring calon-calon pemimpin,” katanya.

Refly Harun menuturkan dengan dihapusnya presidential threshold, maka ada harapan Indonesia bisa mendapatkan calon presiden terbaik.

Akan tetapi sebaliknya, jika presidential threshold dipertahankan, maka calon-calon presiden hanya akan berasal dari oligarki politik.

“Maka kita akan mendapatkan calon yang mungkin popularitasnya tinggi, tetapi popularitas itu bisa jadi agak semu, karena calon-calon yang lain tidak diperbolehkan bertanding atau tidak mendapatkan tiket bertanding,” tuturnya.

Baca:  Survei Indomatrik: Pilpres 2024 Berpotensi Diikuti Tiga Pasang, Paslon Prabowo-Puan Teratas

Refly Harun menekankan bahwa ia sama sekali tidak ada masalah jika Luhut ingin mencalonkan diri jadi presiden.

“Luhut, LBP mau menjadi calon ya silakan, Anies Baswedan mau jadi calon silakan, Ganjar Pranowo silakan, Prabowo Subianto silakan, Puan Maharani silakan, Muhaimin Iskandar silakan, AHY silakan, Ridwan Kamil silakan, Sandi Uno silakan, bila perlu ada 10 calon,” tandasnya. #ric

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...