Ultimate magazine theme for WordPress.

Asosiasi Pengusaha Tolak Perpanjangan PPKM


21 asosiasi pengusaha yang bergerak dibidang kuliner, dekorasi, developer dan pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendeklarasikan gerakan menolak Pengetatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).(BP/IST)

Palembang, BP- 21 asosiasi pengusaha yang bergerak dibidang kuliner, dekorasi, developer dan pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendeklarasikan gerakan menolak Pengetatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Deklarasi dipimpin Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Herlan Asfiudin, di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (7/8).

Menurut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Herlan Asfiudin, deklarasi tersebut muncul setelah mendengarkan semua aspirasi dan keinginan dari masing-masing perwakilan asosiasi pengusaha selama pandemi covid-19 dan PPKM.

“Jadi semua aspirasi dan masukan dari asosiasi akan kita tampung pada deklarasi kali ini. Banyak yang kita dapatkan diantaranya, selama PPKM roda perekonomian dari usaha tidak lancar,” katanya.

Baca:  PPKM Level 4 Palembang, Lokasi Penyekatan Ditambah

Menurutnya selama PPKM pengusaha yang bergerak di bidang mana pun tidak membutuhkan bantuan sembako dan lainnya. Yang dibutuhkan adalah jam usaha yang tidak dibatasi.

Dan selama PPKM, para pengusaha telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Maka dari itu, dengan memperlakukan prokes sudah cukup dalam memutus rantai covid-19 serta perekonomian tetap berjalan.

“Pengusaha tidak perlu bantuan, asal jam buka usaha tidak dibatasi, asalkan dengan menerapkan prokes,” katanya.

Menurutnya hasil diskusi dan deklarasi itu, dirinya akan dibawa ke Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Baca:  PPKM Berlanjut Karena Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Palembang Tinggi

“Apabila tidak dihiraukan, kawan-kawan dari asosiasi akan siap melakukan aksi damai. Karena tujuan hari ini adalah mencari solusi terbaik,”  katanya.

Sedangkan Wakil Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sumsel, Agus Ekawani menambahkan permasalahan ekonomi selama pandemi covid-19 belum ada jalan keluar. Dengan adanya PPKM banyak mematikan para pelaku usaha.

“Bagaimana kedepannya usaha jalan, ekonomi jalan dan vaksin jalan. Perpanjangan PPKM harus dipikirkan lagi oleh pemerintah, karena banyak pelaku usaha yang harus memikirkan karyawan dan lainnya,” katanya.

Ia berharap, PPKM tidak dilanjutkan oleh pemerintah. Menurutnya, pemerintah harus lebih berani dalam membuat regulasi yang memikirkan para pelaku usaha. Apalagi selama ini para pelaku usaha telah ikut dalam menjaga menerapkan Prokes.

Baca:  KSPI Mencatat 50.000 Pekerja Terkena PHK Akibat Pandemi Covid-19

Sedangkan Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (Aspedi), Zainal Arifin. Selama PPKM berlaku banyak pengusaha dibidang dekorasi yang mati suri.

“Apapun peraturan harus ada kelonggaran bagi pengusaha agar kami bisa hidup,” katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...