Ultimate magazine theme for WordPress.

Kapolda Sumsel Minta Maaf

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri (BP/IST)

Palembang, BP- Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Eko Indra meminta maaf pada masyarakat  Indonesia   lantaran sudah membuat kegaduhan terkait sumbangan fiktif Rp 2 triliun dari Heriyanti Akidi Tio.

Eko juga meminta maaf kepada Kapolri serta Gubernur Sumsel  yang sudah dilibatkan saat seremoni penyerahan sumbangan fiktif Heriyanti tersebut.

 

“Oleh karena itu saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, kepada Kapolri, dan kepada seluruh anggota Polri,” kata Kapolda Sumsel di Polda Sumsel, Kamis (8/8).

Kapolda mengakui kelemahan dirinya sebagai individu dan manusia biasa.

Baca:  Prof Hardi: Saya Minta Maaf

“Ini terjadi karena ketidak hati-hatian saya selaku individu ketika mendapatkan informasi dari awalnya ibu Kadinkes menghubungi saya yang menyatakan ada sumbangan dari keluarga Akidi yang disampaikan oleh bapak Profesor Hardy,” katanya.

Lalu menurutnya Eko dirinya bersedia menerima amanat itu karena janji pemberi untuk menanggulangi covid di Sumsel.

Kapolda juga mengaku memang mengenal keluarga Akidi utamanya Ahong anak pertama Akidi.

“Sementara ibu Heriyanti saya tidak begitu kenal,” katanya.

Baca:  Anak Keenam Akidi Tio di Jakarta Dimintai Keterangan Polisi

Selanjutnya Kapolda menceritakan, selama bertemu dengan mereka di ruangan Kapolda, yang bercerita hanya profesor Hardy sementara Heriyanti tidak. Profesor Hardy menceritakan bahwa ada sumbangan yang nilainya Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

“Profesor Hardy bilang ada sumbangan Rp 2 triliun dan uang itu berbentuk cek. Kemudian dia bilang ini kepercayaan kepada saya dan harus disampaikan,” katanya.

Kapolda mengakui tidak terlalu mengecek atau memeriksa ada tidaknya dana tersebut.

“Namun Heriyanti menjanjikan cair hari Senin 2 Agustus 2021.Belakangan diketahui dana tersebut belum ada,” katanya.

Baca:  Saldo di Rekening Heriyanti Tidak Cukup

Kapolda mengaku terlepas dari ada tidaknya dana tersebut, ia menegaskan sudah memafkan keluarga besar Akidi Tio maupun pihak lain yang terlibat dengan perkara ini.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada mereka-mereka yang berempati pada saya atas kejadian ini,” katanya.

Kapolda mengajak masyarakat Sumsel untuk memulailah menghilangkan kegaduhan ini dan mari berkonsentrasi pada penanggulangan Covid 19.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...