Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Ancam Warga , Preman Kampung Ditangkap Polisi


Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (3/8) sekitar pukul 22.00 berhasil menangkap Eko Saputra (25), preman kampung yang kerap membuat resah aksinya yang melakukan pengancaman warga sekitar Simpang Pebem, di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Gandus, Eko sering memeras sopir angkot dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (3/8) sekitar pukul 22.00 berhasil menangkap Eko Saputra (25), preman kampung yang kerap membuat resah aksinya yang melakukan pengancaman warga sekitar Simpang Pebem, di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Gandus, Eko sering memeras sopir angkot dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).
Pelaku yang merupakan warga Jalan Rambah 5, Kecamatan Gandus, Kota Palembang ditangkap saat berada di rumahnya.
Dari tangan pelaku polisi mengamankan satu clurit, satu parang, satu tombak dan pakaian pelaku.
Aksi terakhir tersangka direkam warga pada Selasa (3/8) siang. Dalam rekaman yang viral tersebut, tersangka dengan gagahnya menenteng parang panjang mengacungkan senjata tajam berupa parang ke orang-orang yang melintas didekatnya.
Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan didampingi Kanit I Subdit III, AKP Willy Oscar mengatakan, bahwa aksi yang dilakukan pelaku ini viral di media sosial (medsos).
“Aksi pelaku pelaku ini kita dapati viral di medsos dan korban M Nasir (42) membuat laporan pada 31 Juli 2021 lalu, sehingga anggota kita melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku dikediamannya,” katanya, Rabu (4/8).
Peristiwa yang terjadi pada pukul 15.30 tersebut terjadi di bengkel 3M yang ada di Jalan kadir TKR tepatnya di simpang pabem, Kecamatan Gandus itu terjadi pada saat itu korban sedang bekerja di dalam bengkelnya kemudian pelaku Eko melempari piring di depan bengkel korban.
Lalu korban melarang pelaku agar jangan melemparkan piring di depan bengkelnya tersebut karena tidak senang di cegah, pelaku langsung mengacungkan tombak ke arah korban sebanyak tiga kali.
Namun korban mengelak sehingga tombak tersebut mengenai etalase sehingga korban ketakutan dan pergi meninggalkan bengkelnya akibat kejadian tersebut korban mengalami kerusakan etalase bengkelnya.

Baca:  Kapolda Sumsel dan 'Gencar'  Gelar Baksos ke Pedagang Kaki Lima

“Pelaku kita ancam dengan Pasal 335 KUHP jo pasal 405 KUHP dan sekarang ini pelaku masih dalam pemeriksaan, sedangkan motifnya sendiri pelaku tidak senang di cegah korban,” katanya.
Tersangka Eko Saputra mengakui kalau selama ini dirinya tidak ada pekerjaan .
“Aku katik duit Pak untuk biaya istri aku nak melahirkan nanti. Saat ini tengah hamil 7 bulan. Sayang saya minta maaf karena tidak bisa menemani lahiran anak pertamo kito. Saya juga meminta maaf pada warga yang sudah saya buat susah,” kata tersangka.#osk

Baca:  Kapolda Sumsel : "Dalam Penyidikan Personel Res Narkoba harus Profesional Dan Berintegritas"
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...