Ultimate magazine theme for WordPress.

Bagaimanakah Singapura dapat “Berdamai” dengan Covid-19

Oleh : Boma Pratama, Mahasiswa Prodi Politik Islam UIN Raden Fatah Palembang._

Singapura adalah sebuah negara pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer di utara khatulistiwa di Asia Tenggara.

Negara ini terpisah dari Malaysia oleh Selat Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura di selatan.
Dengan luas 728,6 km² dan jumlah populasi mencapai 5,704 juta (2019), sama seperti negara-negara dibelahan dunia lainnya Singapura juga menjadi korban keganasan virus Covid-19.

Pemerintah Singapura menyebut akan melakukan tinjauan terhadap protokol Covid-19 pada Agustus mendatang. Dalam tinjauan itu, salah satu kemungkinan adalah melonggarkan pembatasan-pembatasan protokol virus corona.

Akan tetapi di sisi lain kehidupan perekonomian warga negara Singapura masih tetap sejahtera, Kenapa bisa demikian?
Bagaimana Singapura bisa berdamai dengan Covid-19?.

Ada beberapa alasan salah satunya, Meskipun Singapura tergolong negara yang kecil tetapi Singapura merupakan negara yang kaya secara finansial, Sampai detik ini negara Singapura dikenal sebagai negara yang kaya. 5.6 juta penduduk di negara Kepala Singa ini memiliki pendapatan per kapita tertinggi.

Bahkan mengalahkan negara-negara maju sekelas Perancis, Jerman, dan juga Jepang di kawasan Asia. Jadi tak heran Singapura mampu untuk tetap stabil perekonomian nya ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Kemudian selain dari faktor finansial negara Singapura yang kaya, hal lain yang membuat Singapura cepat berdamai dengan Covid-19 adalah kedisiplinan dan ketaatan warga negara Singapura pada protokol kesehatan yang telah diterapkan pemerintah, hal ini tentunya cepat untuk memutus mata rantai Covid-19.

Selain itu, Singapura memiliki kebijakan yang ketat terhadap pengendalian Covid-19. Singapura kembali memberlakukan karantina wilayah atau lockdown sejak 16 Mei hingga 13 Juni 2021.

Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kasus covid-19 dari yang sebelumnya 0 menjadi 149 kasus. Masyarakat dilarang makan di restoran hingga pergi ke pusat olahraga dan perbelanjaan saat pandemi Covid-19 melanda. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan inilah yang membuat wabah virus Covid-19 di negara Singapura cepat untuk selesai.

Tak diragukan lagi mengapa negara seperti Singapura dapat dikatakan sebagai negara yang cepat untuk berdamai dengan virus Covid – 19, Karena meskipun negara Singapura tergolong negara yang kecil tetapi negara Singapura merupakan negara maju yang secara finansial mampu membiayai dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap warga negara nya saat terkena wabah pandemi Covid-19, hal ini tentu dapat menjadi contoh negara Indonesia. #

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...