Ultimate magazine theme for WordPress.

Kapok Sahli Pangdam II Sriwijaya Serahkan Bansos Ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Kapok Sahli Pangdam II /Swj Brigjen TNI Muchamad Bayu Haritomo, SH menghadiri acara penyerahan Bansos bagi masyarakat Sumsel yang terdampak Covid-19, bertempat di Halaman Griya Agung , Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kotamadya Palembang, Minggu (25/7).

Palembang, BP-Kepala Kelompok (Kapok) Perwira Staf Ahli (Sahli)  Pangdam II /Swj Brigjen TNI Muchamad Bayu Haritomo, SH menghadiri acara penyerahan Bansos bagi masyarakat Sumsel yang terdampak Covid-19, bertempat di Halaman Griya Agung , Jalan Demang Lebar  Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kotamadya Palembang, Minggu ( 25/ 7).

Turut hadir Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru. S.H. MM, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH , Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.I.P., S.Sos, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto, S.IK., Dandim 0418 /Palembang Kolonel Inf. Heny Setyono, S.Psi, M.Si., Koordinator Kejati Sumsel Roy Riadi, Dirut PT. Pusri  Tri Wahyudi Saleh , Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin , Plh Sekda Provinsi Sumsel  H. Ahmad  Najib, SH. M.Hum, Kadiskes Provinsi Sumsel  Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes, Kepala Pelaksanan BPBD Provinsi Sumsel H. Iriansyah, S.Sos, SKM, M.Kes dan Plt. Kadis Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah. SKM. M.KM.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari ini bukanlah wujud dari suatu keriakan atau ingin di puji , namun bertujuan untuk mengajak masyarakat Sumsel sebagai saksi dimana pada saat ini pemerintah Pusat, Provinsi , Kabupaten dan Kota semua mencurahkan perhatiannya kepada masyarakat semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Selanjutnya Gubernur Sumsel menyampaikan, memang jika di ukur secara nominal pasti tidak mencukupi bantuan-bantuan tersebut  dalam bentuk apapun. Akan tetapi ini merupakan bentuk stimulan guna memperkokoh semangat masyarakat dan menunjukan bahwa pemerintah hadir, pemerintah itu ada, pemerintah tidak tinggal diam pada setiap kesulitan yang dihadapi oleh  masyarakat, pemerintah juga memperhatikan kesulitan masyarakat dengan segala upaya yang dapat dilakukan.

Baca:  Purnawirawan, Istri Purnawirawan dan Warakamuri Kodam II Sriwijaya Divaksin

“Tidak ada satu pun kebijakan pemerintah yang dikeluarkan hanya untuk dirinya, tapi kebijakan yang dikeluarkan adalah untuk keselamatan warga masyarakat, namun cara mengimplementasikan dilapangan kadang-kadang tidak bisa diseragamkan harus dilihat dari kultur masyarakat sebagai salah satu ukuran dalam kita bertindak dan berbuat, serta kearifan lokal yang harus diperhatikan oleh petugas dilapangan, karena dalam menghadapi masyarakat yang beranekaragam harus ada inovasi yang melibatkan semua elemen agar tidak terjadi kesalahan dalam betindak,” ungkapnya.

Dalam kegiatan penyaluran Bansos pihaknya melibatkan tim monitoring dari mahasiswa, LSM , Ormas-ormas agar bisa sama-sama mengawasi penyaluran bantuan agar bisa sampai ke masyarakat yang berhak menerimanya, apabila masyarakat yang menerima bantuan tersebut di pandang memiliki kemampuan ekonomi  yang cukup maka bantuan tersebut bisa di redistribusikan kepada pihak lain yang lebih membutuhkan.

Baca:  Paparan Kesiapan TMMD Ke 111 Dandim 0401/Muba Kepada Pangdam II Sriwijaya

“Selanjutnya , Saya atas nama pemerintah memohon dimana pada tanggal 26 Juli 2021 akan ditetapkan 4 Kabupaten Kota dalam situasi PPKM Level 4 yaitu Kota Palembang, Kabupaten  Musi Banyuasin, Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas. Beberapa indikator/ penyebab kenapa kita mendapatkan lebel Level 4 diantaranya , pertama  Respon, yaitu respon masyarakat dalam menanggapi situasi Covid-19 yang harus di tambah dan respon pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 dengan menyebar luaskan literasi-literasi terhadap kesehatan khususnya terhadap pencegahan Covid-19,” katanya.

Kedua, Tranmisi yang serba sulit, yaitu mengkolaborasikan kebijakan yang berpihak kepada  kesehatan , kebijakan yang berpihak ekonomi dan kebijakan yang berpihak kepada aktifitas – aktifitas sosial.

“Mudah – mudahan kebijakan yang pemerintah keluarkan bisa mengakomodir semua keinginan masyarakat dan untuk PPKM Level 4 akan berlaku selama 2 minggu , ada 3 poin yang saya minta dalam 2 minggu ke depan dalam menghadapi PPKM Level 4 yaitu , adanya kedisiplinan masyarakat yang meningkat , kepedulian bagi yang mampu meningkat, semangat kegotong-royongan dan  ketangguhan yang mantap untuk menjaga kesinambungan pangan  dengan pemerintah menyalurkan bantuan-bantuan dalam bentuk stimulan beras dan lain sebagainya,” katanya.

Baca:  Kepala Staf Kodam II Sriwijaya Pimpin Sidang Parade Calon Tamtama Panda Palembang

Sebelum mengakhiri sambutannya, orang nomor satu di Sumatera Selatan ini menambahkan,” ucapan terima kasih pada semua pihak dalam hal ini perusahaan swasta, BUMD , Perbankan yang pada saat ini walaupun dalam kondisi yang tidak baik masih memperhatikan kesejahteraan masyarakat semoga kerjasama yang baik dengan pemerintah provinsi tetap terjaga.

“Untuk bantuan mobil jenazah kepada Kodim 0418/Palembang ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian kita bahwa kebersamaan TNI – Polri dan Pemerintah Sipil akan menjadikan kita semakin kuat dan tangguh,” pungkasnya.

Selain penyerahan mobil jenazah kepada Dandim 0418/Palembang, pada kesempatan tersebut Gubernur Sumsel juga menyerahkan secara simbolis  kepada 5  perwakilan masyarakat penerima bantuan sosial.

Selama kegiatan berlangsung  dengan tertib dan aman serta tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid- 19 memakai masker dan menjaga jarak.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...