Israel Kembali Serang Kompleks Masjid Al Aqsha Palestina Jelang Hari Raya Idul Adha

14

Palembang, BP – Konflik yang terjadi antara Palestina dengan Israel masih menjadi perhatian publik internasional hingga saat ini.

Apalagi baru-baru ini menjelang hari raya Idul Adha 1442 H, warga Palestina mengutuk penyerbuan kompleks Masjid Al Aqsa pada hari Minggu (18/07) oleh polisi Israel.

Diketahui, bahwa polisi Israel juga meluncurkan gas air mata dan peluru baja berlapis karet ke jamaah di situs tersuci ketiga Islam di Yerusalem Timur yang diduduki.

Menurut salah satu keterangan pejabat Palestina, polisi Israel secara paksa mengevakuasi jamaah Muslim untuk membuka jalan bagi para pengunjung Yahudi di salah satu tempat paling sensitif dalam konflik Palestina-Israel.

Otoritas Palestina (PA), yang mengatur bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki Israel, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pemerintah pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas eskalasi akibat serangan Israel di kompleks masjid Al Aqsa di Yerusalem yang diduduki.

Seperti dikutip dari Al Jazeera pada Senin (19/07) juga menyebut kunjungan Yahudi itu provokatif dan “ancaman serius terhadap” keamanan dan stabilitas”.

Namun, polisi Israel mengatakan bahwa pada dini hari bahwa para pemuda Palestina mulai melemparkan batu ke lapangan terbuka Temple Mount ke arah pasukan polisi, yang membubarkan mereka.

Selain itu, polisi Israel memantau dan mengatur kunjungan Yahudi ke kompleks tersebut, yang menampung Masjid Al Aqsa dan tempat suci Dome of the Rock, situs paling suci umat Islam setelah Mekah dan Madinah.

Seperti diketahui bahwa situs Masjid Al Aqsha dikenal umat Islam sebagai al-Haram al-Sharif, atau Tempat Suci, sedangkan orang Yahudi menyebut tempat ibadah itu sebagai Temple Mount.

Peristiwa penyerangan itu terjadi dua hari menjelang Idul Adha yang dirayakan umat Islam, dan menjelang ibadah haji tahunan mereka.

Menanggapi peristiwa tersebut, Hamas merupakan kelompok yang menguasai Jalur Gaza, meminta agar warga Palestina untuk pergi ke Yerusalem, dan tetap berada di kompleks Masjid Al Aqsha sampai salat Idul Adha. #ric