Hanya 327 WNI Yang Beruntung Melakukan Wukuf Haji Tahun Ini

19

Palembang, BP – Hari ini, Senin (19/7/21) sebanyak 60 ribu orang melakukan wukuf di padang Arafah, jumlah tersebut taklain imbas pandemi Covid sehingga pemerintah Arab Saudi melakukan pembatasan kuota jamaah haji. Diantara jamaah haji tersebut ada 327 warga negara Indonesia (WNI) yang beruntung menunaikan wukuf sebagai ibadah puncak haji.

Ibadah Haji di tengah pandemi tahun 2021 ini membuat pemerintah Arab Saudi membatasi kuota jamaah, hanya 60.000 jamaah saja yang terdiri dari warga negara luar yang menetap di Arab (citizen) dan penduduk lokal (resident) yang ada di dalam negeri Arab Saudi.

Ada sebanyak 327 WNI saja berkesempatan menunaikan ibadah haji 1442 H yang prosesinya mulai digelar Sabtu (17/7) kemarin. Mereka menjadi bagian dari 60 ribu orang yang berhak menunaikan haji tahun 2021 ini.

Jamaah Haji 60 ribu orang itu sudah mengikuti tahapan seleksi dari 500 ribu lebih calon jamaah yang mendaftar. Nah, WNI yang beruntung bisa berhaji adalah mereka yang menetap di Saudi. “Saat ini sudah terdata 327 WNI yang menjadi jemaah haji tahun ini. Mereka adalah WNI yang selama ini sudah menetap di Arab Saudi dan ikut mendaftar sebagai calon jemaah sesuai prosedur yang diberlakukan Saudi,” ungkap Konsul Haji, KJRI Jeddah Endang Jumali, Minggu (18/7).
Menurut Endang, jamaah yang sudah terdata ini terdiri atas unsur diplomat (KBRI dan KJRI), Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta mahasiswa Indonesia dan sejumlah WNI lainnya yang sudah lama menetap di Saudi.

“Proses pendataan WNI yang berhaji tahun ini masih dilakukan. Data kita akan terus berkembang. Mungkin baru final saat wukuf di Arafah atau menginap di Mina,” jelasnya.

Jadi, angka 327 WNI yang saat ini tengah menyelenggarakan ibadah haji pun dipastikan akan terus bertambah. “Jadi masih memungkinkan untuk terus bertambah,” tandasnya.
Seperti diketahui, sebanyak lebih dari 558 ribu jamaah telah mendaftar untuk mengikuti proses ibadah haji 1442 H. Dari angka itu, laki-laki mendominasinya dengan jumlah sekitar 329.220 orang (59 persen). Sementara, untuk wanita sekitar 228.780 orang (41 persen).

Adapun, proses seleksi itu didasarkan pada sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan, yaitu usia 18 – 65 tahun, belum pernah berhaji selama lima tahun terakhir, sudah divaksin, dan membayar biaya registrasi. #rid