Hadapi Pandemi Covid-19 dengan Nonton Ikatan Cinta, Mahfud MD: Asyik Juga Nih

13

Palembang, BP – Kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia semakin mengalami peningkatan setiap harinya sehingga mengharuskan pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Namun sangat disayangkan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD kembali menjadi perbincangan publik karena sikapnya dalam menghadapi krisis pandemi Covid-19.

Saat situasi sedang krisis seperti ini, Mahfud MD sebagai pejabat publik malah mengatakan soal kegemarannya menyaksikan sinetron Ikatan Cinta selama PPKM Darurat.

Hal itu disampaikan Mahfud MD melalui kicauannya di akun Twitter pribadinya @mohmadfudmd pada Kamis (15/07).

“PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter. Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mahfud MD bahkan mengomentari adengan cerita sinetron Ikatan Cinta yang ditontonya tersebut dari sisi hukum.

“Pembunuh Roy adl Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sbg pembunuhnya dan minta dihukum demi melindungi Elsa. Lah, dlm hukum pidana tak sembarang org mengaku lalu ditahan. Kalau bgt nanti bnyk org berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) org utk mengaku shg pelaku yg sebenarnya bebas,” jelasnya.

Lantas saja kicauan Mahfud MD itu dibanjiri kritik warganet (netizen) yang menilai Mahfud MD tidak peka dengan penderitaan yang dirasakan masyarakat saat ini.

“Mending nonton rakyat yg saat ppkm dibuat bingung, suruh jualan takeaway jalan ditutup 2 di blok, order gofood dak dapat driver dicancel alasannya akses jalan diblokir, kurang lucu apa coba warkop dki kalah lucu ama ppkm,” cuit @LanangDemak.

Indonesia sendiri saat ini sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat munculnya varian virus Delta yang memiliki daya tular lebih cepat.
Penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia mencapai 56.757, tertinggi sejak kasus pertama muncul di Indonesia pada Kamis (15/07).

Saat ini, Indonesia menempati peringkat pertama di dunia sebagai negara dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi berdasarkan situs Worldometer. #ric