Ultimate magazine theme for WordPress.

WHO: Mencampur Suntikan Vaksin Covid-19 Dari Berbagai Produsen Itu Berbahaya

Palembang, BP – Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar orang-orang tidak mencampur serta mencocokkan vaksin Covid-19 dari berbagai produsen.

Kepala Peneliti WHO Soumya Swaminathan menjelaskan langkah mencampur vaksin Covid-19 dari berbagai produsen itu sebagai tren yang sangat berbahaya.

Swaminathan mengatakan hal itu dibutuhkan lebih banyak data berkenaan dampaknya terhadap kesehatan.

“Ada tren berbahaya di sini. Ini akan menjadi situasi yang kacau di negara-negara bila warga mulai memutuskan kapan dan siapa yang akan mengambil dosis kedua, ketiga, dan keempat,” terangnya dalam pengarahan daring pada Senin (12/07) waktu setempat, dikutip dari PMJ News.

Swaminathan menuturkan bahwa pencampuran vaksin tersevyr tidak berbasis data, namun WHO pada Selasa(13/07) mengklarifikasi pernyataannya dengan menyebut bahwa beberapa data sudah tersedia dan butuh lebih banyak data diharapkan.

Sementara itu, kelompok Ahli Penasihat Strategis tentang vaksin pada Juni menuturkan vaksin Pfizer dapat digunakan sebagai dosis kedua setelah dosis awal AstraZeneca, bila dosis yang terakhir tidak tersedia.

Adapun hasil uji klinis lebih lanjut yang dipimpin oleh Universitas Oxford untuk melihat pencampuran vaksin AstraZeneca dan Pfizer serta Moderna dan Novovax sedang berlangsung.

“Data dari studi campuran dan kecocokan vaksin yang berbeda sedang ditunggu. Imunogenisitas dan keamanan keduanya perlu dievaluasi,” terang WHO dalam pernyataannya melalui surat elektroniknya.

Kemudian, WHO menambahkan seharusnya lembaga kesehatan masyarakat yang membuat keputusan berdasarkan data yang tersedia, dan bukan dari individu. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...