Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Fraksi PKB DPRD Sumsel : “Tinjau Ulang Kebijakan Ganjil Genap di Palembang”

M Oktaviansyah (BP/IST)

Palembang, BP- Anggota Fraksi PKB DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M Oktaviansyah mengharapkan Gubernur Sumsel  untuk meninjau kembali dan mengevaluasi  pergub tentang nomor polisi ganjil genap yang sudah diberlakukan selama satu minggu lebih di Palembang.

“ Kami harapkan pergub ini di kaji ulang dan dievaluasi  setelah dilaksanakan  kurang lebih  satu minggu lebih ini  agar asas efektivitas itu  dapat dilaksanakan,” katanya, Kamis (15/7).

Pihaknya juga mengharapkan kebijakan ganjil genap ini berguna bagi masyarakat  khususnya di kota Palembang.

“ Sebagai contoh di DKI Jakarta itu sudah beberapa tahun  dilaksanakan ganjil genap ini dimasa pandemi Covid-19 kebijakan ganjil genap ini di hentikan , itu merupakan salah satu yang harus kita evaluasi,” kata politisi PKB ini.

Baca:  Pemprov Sumsel Tunda Dana  Dua Proyek Fisik
Apalagi menurutnya Sumsel termasuk daerah yang naik pasien terpapar Covid-19, dimana bed ocupation rated (BOR) atau ketersediaan kamar rumah sakit yang terus meningkat di kota Palembang khususnya hampir 80 persen lebih BOR ini sudah meningkat dan di khawatirkan kedepan terjadi lonjakan pasien Covid-19.

“ Kami harapkan saudara Gubernur membuka kembali Wisma Atlet sebagai tempat isolasi mandiri kepada masyarakat yang terpapar Covid-19, kami harapkan Covid-19 khususnya diSumsel ini agar bisa diturunkan , kami harapkan BOR ini dapat kita laksanakan,” kata anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini.

Baca:  Pemerintah Pusat Terbitkan UU Minerba yang Baru, Gubernur Sumsel Pertanyakan Belum Keluarnya PP

Termasuk menurutnya anggaran penanggulangan Covid-19, pihaknya  harapkan  agar ditingkatkan di tahun ini mengingat pasien yang terpapar sudah sangat tinggi,” katanya.

Sedangkan Gubernur Sumsel H Herman Deru menilai kebijakan ganjil genap  semata-mata hanya untuk mengurangi aktivitas yang tidak bermanfaat.

“ Ada kesadaran di masyarakat yang diwarning oleh Pemerintah, darihasil  pantauan petugas kita Dishub dan instansi  lain yang kita tugaskan di lapangan ada penurunan sedikit  diatas 30 persen  aktivitas yang tidak bermanfaat , ini tidak lama seminggu lagi ini bukan aksi coba-coba,” kata Gubernur dalam  Rapat paripurna  XXXI Pembicaraan Tingkat II  DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dengan Agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian  Komisi-Komisi di DPRD Sumsel Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran (TA) 2020 di gelar, Senin (12/7).

Baca:  13 Nama Calon Timsel KPID Sumsel Periode 2021 -2024 Masuk Ke Komisi I DPRD Sumsel

Gubernur berjanji jika sudah berjalan seminggu  lagi maka pihaknya akan melakukan evaluasi.

“Kalau evaluasinya ada dua kalau dia menghasilkan dua rekomendasi  satu membuat lalu lintas tertata , kedua memang berdampak kepada penurunan penyebaran Covid ini  bisa jadi kita perluas , tapi kalau indikator dua ini tidak tercapai ya berarti cukup PPKM tahap pertama saja, “ katanya sembari mengatakan , pihaknya juga tidak ingin masyarakat terganggu aktivitasnya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...