Dua Kakak Beradik Pembobol Rumah Ditembak

7

Dua kakak adikAbdul Rohim dan Ismail diberikan hadiah timah panas pada kakinya setelah membobol rumah dan mencuri uang Rp 1,5 juta. Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa saat menunjukkan barang bukti hasil kejahatan.(BP/IST)

Palembang, BP- Tak Sampai  1X24 jam usai membobol rumah milik korban Sunarti (53) warga Jalan P Antasari, Lorong Terusan Abadi, Kelurahan 14 Ilir Kecamatan IT I Palembang, Sat Reskrim Opsnal Unit Ranmor Polrestabes Palembang, Rabu (14/7) sekira pukul 09.00 berhasil menangkap dua kakak beradik, Abdul Rohim (36) dan Ismail (27) keduanya warga Jalan P Antasari Lorong Bulat Kelurahan 14 Ilir Kecamatan IT I Palembang,

Keduanya terpaksa diberikan tembakan  di betisnya oleh anggota Tim Beguyur Bae yang dipimpin Kasubnit Iptu Joni Palapa karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Informasi dihimpun, kedua tersangka melancarkan aksinya dengan cara mencongkel jendela kaca nako rumah korban lalu masuk mengambil uang sebesar Rp 1,5 juta didalam lemari kamar korban, Rabu (14/7) sekira pukul 04.30.

Korban yang mengetahui rumahnya sudah dimasuki maling ini, dan kehilangan uang Rp 1,5 juta langsung melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

“Benar sudah kita tangkap setelah menerima adanya laporan korban, anggota yang sedang melakukan hunting Unit Ranmor mendapat laporan langsung melakukan pengejaran, dan mengetahui lokasi persembunyian keduanya, dengan mudah ditangkap,” kata Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi, Rabu (14/7).

Kedua pelaku menurutnya merupakan residivis dan sudah berulang kali melakukan pencurian.

“Mereka ini sudah sangat meresahkan warga karena aksinya, saat akan ditangkap melakukan perlawanan sehingga anggota mengambil tindakan tegas terukur,” katanya didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhony Palapa.

Selain itu polisi juga mengamankan sebilah pisau dan uang korban.

Sedangkan tersangka Abdul Rohim mengakui perbuatannya telah membobol rumah dan mencuri uang korban.

“Saya mencongkel dari jendela dengan pisau lalu mengambil uang Rp 1,5 juta,” kata residivis kasus Sajam 2 kali dan bobol rumah 2 kali duitnya untuk keperluan sehari-hari dan beli sabu,” katanya.#osk