Dua Perampok Motor di Tembak

12

Melawan petugas dan berusaha kabur saat ditangkap, dua pelaku perampok motor, Irwansyah (20), dan rekannya yakni Nando (20), keduanya , warga Jalan Sabar Jaya Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin terpaksa ditembak oleh petugas Pidum (Pidana Umum) dan Tekab 134, Polrestabes Palembang dengan timah panas, Senin (12/7), malam.(BP/IST)

Palembang, BP- Melawan petugas dan berusaha kabur saat ditangkap, dua pelaku perampok motor, Irwansyah (20), dan rekannya yakni Nando (20), keduanya , warga Jalan Sabar Jaya Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin terpaksa ditembak oleh petugas Pidum (Pidana Umum) dan Tekab 134, Polrestabes Palembang dengan timah panas, Senin (12/7), malam.

Kedua tersangka ditangkap petugas Pidum dan Tekab 134 pimpin Kanit AKP Robert Sihombing, saat berada tak jauh dari rumahnya.

Melihat petugas mengenakan baju preman, dan hendak meringkusnya, hal inilah membuat dua sekawan ini kabur dan melawan petugas.

Baca:  Maling Motor Mahasiswa Ditembak

 

Informasi yang dihimpun, aksi kedua pelaku terjadi, Minggu, (4/7), sekitar pukul 17.00, di samping pintu masuk Komplek Grand Hill 2 tepatnya di Jalan Tanjung Rawo Kecamatan IB I, Palembang.

Dimana berawal korban , Yuani (60), Warga Jalan Sabar Jaya Kelurahan Perajen Kecamatan Banyuasin menyuruh pelapor yakni Lopa (14), seorang pelajar untuk mengantar seorang laki-laki yang tidak dikenal.

Sebelumnya korban kasihan melihat terlapor, setelah itu pelapor berangkat mengantarkan pelaku dengan menggunakan 1 (satu) unit Sepeda Motor honda Scoopy Sporty warna hitam merah BG-3137- JBB tahun 2021, ketika sampai di TKP tiba-tiba pelaku tersebut langsung menodongkan senjata tajam kearah perut korban dan langsung menyuruh korban menghentikan motornya dan menyuruh korban turun dari atas motor.

Baca:  Pencuri Motor di Tembak Polisi

Setelah korban turun dari atas motor, lalu pelaku langsung melarikan diri membawa motor korban tersebut. Serta melaporkan kejadian ini ke Polrestabes, Palembang.

” Benar kedua pelaku ditangkap atas laporan korban, yang melaporkan kasus pencurian dengan kekerasan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang, Kompol Tri Wahyudi, Selasa, (13/7).

Namun saat ditangkap kedua pelaku pun terpaksa dilumpuhkan karena melawan saat di tangkap.

Baca:  Pelaku Curat Toko Sembako di Sei Selincah Ditembak

Menurutnya kejadian  berawal saat pelaku bertemu korban lalu minta antar ke suatu tempat. Setelah sampai di TKP (tempat kejadian perkara saat itu pelaku mengancam korban untuk turun dari motornya dengan mengunakan pisau dan merampas motornya.

Sedangkan, kedua pelaku mengakui perbuatannya.

“Kami terpaksa  lantaran tidak mempunyai pekerjaan. Rencana motor ini akan kami jual dan uang bagi berdua untuk mencukupi kebutuhan sehari -hari” kata kedua pelaku.#osk