12 Menteri di India Mengundurkan Diri Massal Karena Lonjakan Kasus Covid-19

8

Palembang, BP-Sebanyak 12 menteri di Kabinet PM India, Narendra Modi dikabarkan mengajukan pengunduran diri mereka pada Rabu (07/06).

Pengunduran diri 12 Menteri di India secara massal tersebut dipicu karena Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi dikecam atas kegagalan mengatasi terjadinya lonjakan kasus pandemi Covid-19 di negara tersebut.

Imbas dari kecaman itu, sebanyak 12 menteri di Kabinet PM India, Narendra Modi dikabarkan telah mengundurkan diri secara massal.

Seperti dikutip dari AFP, pengunduran diri secara massal ini merupakan bagian dari perombakan besar-besaran PM India, Narendra Modi menyusul lonjakan kasus Covid-19.

Menteri Kesehatan, Harsh Vardha termasuk di antara 12 menteri yang memutuskan untuk mengundurkan diri.

Sebelumnya, Vardha mendapat kritikan khusus selama terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada bulan April dan Mei silam.

Kemudian, Menteri Teknologi Informasi Ravi Shankar Prasad, yang dikenal sebagai ujung tombak pertikaian pemerintahan dengan Twitter dan WhatsApp juga dikabarkan mundur.

Selain Vardha dan Prasad, Menteri Pendidikan, Ramesh Pokhriyal Nishank dan Menteri Tenaga Kerja & Ketenagakerjaan, Santosh Gangwar juga mengundurkan diri.

Pada Kamis (08/09) kemarin, Narendra Modi melantik 34 menteri baru dalam perombakan besar-besaran, di mana enam anggota junior naik jabatan.

Dewan tersebut juga diperbesar dari 52 menjadi 77 anggota, hanya tiga di bawah batas konstitusional.

Diketahui perombakan dan penambahan baru anggota kabinet ini menandakan perubahan pertama pada Kabinet PM India, Narendra Modi. #ric