Penyembelihan hewan Qurban Dilakukan Dirumah Pemotongan Hewan

18

Dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol   Eko Indra Heri Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menggelar Rakor pengamanan hari Raya Idul Adha 1442 H, Kamis (8/7). (BP/IST)

Palembang, BP- Dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol   Eko Indra Heri Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengamanan hari Raya Idul Adha 1442 H, Kamis (8/7).

Dalam Rakor ini di ikuti oleh Dit Intelkam Polda Sumsel, Karo Ops Polda Sumsel, Kemenag Sumsel, BPBD Sumsel, dan Danrem 044 serta instansi terkait.

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Dr Drs H Mukhlisuddin SH MH mengatakan, bahwa melalui surat edaran menteri Agama nomor 16 tahun 2021 seluruh tempat peribadatan di tiadakan selama PPKM darurat.

Baca:  Kabid Humas Polda Sumsel Raih Penghargaan dari Kapolda Sumsel

“Jadi Malam takbiran dan Shalat Idul Adha di Zona asesmen 3 dan 4 juga kita tiadakan sesuai dengan surat edaran menteri agama,” ungkapnya.

Sementara untuk penyembelihan hewan Qurban dilaksanakan 11,12,13 dzulhijjah dan dilakukan dirumah pemotongan hewan untuk menghindari kerumunan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa Palembang akan menetapkan PPKM Mikro diperketat menjelang hari Raya Idul Adha.

Baca:  Kapolda Sumsel : "Dalam Penyidikan Personel Res Narkoba harus Profesional Dan Berintegritas"

“Untuk itu kita akan memperketat keamanan karena di Palembang semakin hari semakin banyak positif Covid-19, ini harus bersama kita tekan, Mobilitas kegiatan masyarakat terutama yang harus di kurangi,” katanya.

Oleh karena itu, menurutnya jangan sepelekan tingkat penyebaran Virus Covid-19, sampai sekarang masih ada yang menyepelekan, harus di berikan penjelasan secara detail kepada orang pribadi atau kelompok.

Baca:  Sinar Mas Donasikan Lebih dari 1.200 Ton Oksigen/Bulan Untuk Penanganan Covid-19

“Masalahnya dengan melakukan koordinasi dan Kerjasama, saling bantu dan mengingatkan, berpikir global dan bertindak lokal, daerah zona merah kita keroyok dengan kerja bersama,” katanya.

Sehingga fokus dan update kepada perkembangan yang terjadi di setiap daerah tanggung jawab masing-masing, mulai Polsek, Polres/Polresta, Polda, begitupun dengan Pemda, Pemkot, dan Pemprov.#osk